Pesantren Ardaniah mendirikan Institut Agama Islam Ardaniah
Pondok Pesantren Ardaniah mengukir sejarah baru dalam dunia pendidikan Islam dengan melangkah resmi ke jenjang perguruan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Asesmen Lapangan Pendirian Institut Agama Islam Ardaniah (INISDA) yang berlangsung dengan hikmat dan lancar pada Jumat (09/10/2026) di kompleks Pondok Pesantren Ardaniah.
Seluruh rangkaian proses verifikasi dan validasi berkas serta kelayakan sarana prasarana ini dipimpin langsung oleh tim asesor teruji dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu Prof Dr Wasehudin dan Prof Dr Ija Suntana.
Kedua asesor tersebut melakukan pemeriksaan secara komprehensif, mulai dari kesiapan kurikulum, kualifikasi tenaga pengajar atau dosen, fasilitas pendukung pembelajaran, hingga tata kelola kelembagaan yang disiapkan oleh pihak pengelola.
Pencapaian ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak Kementerian Agama. Perwakilan kementerian yang hadir menyatakan rasa bangga dan kekagumannya terhadap kesiapan Pesantren Ardaniah.
Hal ini dinilai luar biasa karena Ardaniah berhasil menembus dan menyelesaikan tahap Asesmen Lapangan dalam kurun waktu yang relatif cepat, di tengah padatnya ribuan antrean usulan pendirian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran Institut Agama Islam Ardaniah atau INISDA semakin memperkokoh posisi Pondok Pesantren Ardaniah sebagai kawasan pendidikan Islam terpadu yang komprehensif dan mandiri. Keberhasilan ini melengkapi jajaran lembaga pendidikan formal yang selama ini telah beroperasi dan berkembang pesat di dalam pesantren.
Antara lain Pendidikan Anak Dini Usia: Raudhatul Athfal (RA), Pendidikan Dasar: Madrasah Ibtidaiyah (MI), Pendidikan Menengah Pertama: Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (Mts).
Pendidikan Menengah Atas/Kejuruan terdiri dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Dengan hadirnya jenjang Perguruan Tinggi (INISDA), keberlanjutan studi para santri maupun masyarakat umum kini dapat terfasilitasi secara berkelanjutan dalam satu kawasan terpadu.
Menindaklanjuti suksesnya kegiatan asesmen ini, pihak pengelola Pondok Pesantren Ardaniah menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh proses.
Sebagai langkah konkret berikutnya, pihak kampus dan pesantren bersiap untuk segera membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) gelombang pertama dalam waktu dekat bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman dan keunggulan akademik. (Pengirim: Elis Fitriani An Najah – Pesantren Ardaniah)







