Warga Sentul Gelar Qunutan, Makan Kupat Sayur di Masjid

Warga Kampung Sentul RT 005 / 004, Desa Kragilan, Kabupaten Serang menggelar qunutan dengan makan ketupat sayur, Selasa (27/4/2021). Tradisi ketupat sayur ini merupakan tradisi turun menurun. Acara syukuran malam 15 Ramadan ini disambut antusias warga.

Acara syukuran atau riungan malam 15 bulan Ramadan di Kampung Sentul digelar di masjid dan mushola. Acara dimulai setelah warga merampungkan solat tarawih.

“Acara seperti ini mah sudah biasa dilakukan pak, pada setiap malam ke-15 bulan Ramadan karena sudah tradisi dari nenek moyang kita. Alhamdulillah, masyarakat di sini dari dulu sampai sekarang masih tetap semangat dan kompak untuk melestarikan tradisi ini,”katanya.

Ilah (36), ibu rumah tangga merasa bangga dengan tradisi kupatan malam ke-15. “Jujur saya pribadi merasa bangga kepada warga di sini yg terus melestarikan tradisi dari zaman nenek moyang kita.” katanya.

Baca:

Tradisi makan kupat pada malam ke-15 di Banten dikenal dengan nama qunutan dan likuran. Istilah qunutan berasal dari doa qunut yang biasanya dilakukan pada rakaat terakhir salat witir sejak hari ke-15 bulan Ramadan.

Tradisi qunutan dijadikan sarana dakwah dan memakmurkan masjid atau musola dengan cara ngariung dan berdoa bersama. Biasanya, masyarakat akan membuat ketupat, sayur opor dan makanan lainnya untuk dibawa ke masjid dan berdoa bersama, baik usai salat Magrib ataupun usai salat tarawih.

Usai qunutan, masyarakat Banten biasanya akan melaksakan lilikuran yang dilakukan setiap malam ganjil Ramadan. Lilikuran pun mirip dengan qunutan. Namun, tidak membuat ketupat, hanya kue dan panganan ringan yang dibawa masyarakat ke masjid kemudian berdoa bersama-sama.

Lilikuran akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan dan akan semakin meriah di 10 hari terakhir Ramadan. Dimana malam lailatul qodar akan dicari oleh umat muslim di dunia, termasuk di Banten.

Usai berdoa bersama, maka masyarakat yang memakmurkan masjid ataupun musala akan lebih ramai dengan Memikran atau mengaji hingga tiba nya waktu Sahur. (Kaji)


Apakah Artikel Ini Bermanfaat? Silakan Berikan DONAS ANDA. Klik Tombol Di Bawah Ini.
donate button

Berita Terkait