Lingkungan

Drainase Jalan Rusak, Genangan Air Muncul Saat Hujan di Kota Serang

Saluran pembuang (drainase) di jalan menuju Pusat Pemerintah Kota Serang di Kawasan Kota Serang Baru (KSB) tidak berfungsi. Akibatnya, setiap hujan, meski tidak deras, jalan tersebut tergenang air dan menyulitkan para pengendara yang menuju Pemkot. Misalnya, hujan yang turun Selasa (14/9/2021) menyebabkan sejumlah pengendara yang menggunakan sepeda motor yang mogok. Pasalnya, kendaraan yang digunakan mesinnya mati akibat genangan air.

Padahal Walikota Serang, Syafrudin pada tahun 2019 pernah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang untuk menormalisasi drainase sejumlah jalan utama, terutama jalan yang menuju Puspemkot Serang. Hingga berita ini dimuat, belum diketahui apakah instruksi itu sudah dilaksanakan atau belum. Sebab peristiwa genangan air di jalan utama masih tetap terjadi.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Muhamad mengatakan, genangan ini terjadi sejak siang tadi. Ia menduga sumbatan diakibatkan rumput yang tumbuh di sekitar drainase.

Baca Juga:   Diduga Konsleting Listrik, Api Hanguskan Rumah di Tigaraksa

“Genangan air ini terjadi sejak siang, ternyata sore juga belum surut,” katanya seraya menghidupkan sepeda motornya yang mengalami mogok usai menerjang genangan air, sekira pukul 15.30 WIB.

Karena itu, Muhamad meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk merespon cepat. Sebab dikhawatirkan, genangan air semakin tinggi. Ia menuturkan, genangan ini sering terjadi setiap hujan turun, khususnya saat musim penghujan datang.

“Harapannya Pemkot segera menangani genangan ini. Karena sering terjadi setiap tahunnya kalau musim hujan. Takut lebih tinggi genangannya. Sekarang aja di beberapa titik genangan air kayanya tingginya ada yang sekitar sebetis orang dewasa,” paparnya.

Sebenarnya, Walikota Serang, Syafrudin berjanji akan memperbaiki drainase yang menyebabkan genangan air di sejumlah jalan utama di Kota Serang, bukan hanya di kawasan Puspemkot Serang. Genangan air itu disebabkan penyumbatan, kerusakan dan pendangkalan. Drainase itu harus dinormalisasi (Baca: Drainase Tersumbat, Walikota Tinjau Langsung).

Baca Juga:   HUT Pemadam Kebakaran, Mendagri Minta Miliki Misi Penyelamatan

Genangan air yang terjadi membuat warga sekitar maupun masyarakat pengguna jalan merasa terganggu karena genangan air menggenangi jalan setiap kali hujan deras turun sehingga menghambat aktifitas dan kelancaran mereka dalam berkendaraan. Di samping itu juga tak jarang genangan air sampai memasuki halaman dan rumah warga.

Walikota minta dukungan warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, salah satu pemicu utama terjadinya genangan air akibat drainase maupun parit yang ada mengalami pendangkalan dan penyumbatan yang disebabkan sampah rumah tangga.

Walikota Serang, Syafrudin pada tahun 2019 menginstruksikan pada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang untuk segera menormalisasi drainase yang mengalami kerusakan dan pendangkalan.

Hingga September 2021, peristiwa genangan air di sejumlah jalan utama saat musim hujan masih sering terjadi. Belum diketahui, apakah Dinas PUPR Kota Serang itu sudah melaksanakan instruksi Walikota Serang atau belum. (Reporter: Sofi Mahalali / Editor: IN Rosyadi)

Baca Juga:   Diperluas, Pencarian WNA China Tenggelam di Perairan Sangiang

Eky Fajrin
SELENGKAPNYA
Back to top button