Ipiyanto: Sampah Plastik Mendominasi di Kota Serang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Ipiyanto mengungkapkan, sampah di Kota Serang didominasi sampah plastik, meski belum ada kepastian jumlah sampah plastik dengan sampah organik. Kedua jenis sampah itu masih bercampur.

“Kita belum bisa memperkirakan berapa ton per hari sampah plastik yang ada di kota Serang, karena masyarakat belum dapat memilah sampah dengan baik. Jadi berpikirnya yang plastik tetap sampah, yang organik juga sampah,” katanya saat ditemui di Kantor DLH Kota Serang, Taktakan, Kota Serang, Selasa (5/11/2019).

Dikatakan Ipiyanto, sebaiknya non organik (termasuk plastik) dipisahkan dengan sampah organik mulai dari rumah masing-masing. Cara ini memudahkan DLH Kota Serang untuk menangani sampah, yaitu sampah organik bisa diangkut sehari sekali. Sedangkan sampah non organik bisa diangkut seminggu sekali karena tidak mengalami pembusukan.

Baca:

“Jadi pengangkutannya dapat dilakukan dengan berbeda, karena disesuaikan dengan jumlah armada,” katanya.

Untuk meminimalisir penggunaan sampah plastik, Ipiyanto mengaku, pihaknya telah mengimbau kepada ritel-ritel yang ada di kota Serang, untuk tidak menggunakan kantong plastik.

“Persoalannya adalah pengganti kantong plastik ini apa yang bisa diadakan dalam jumlah besar dan murah. Pemerintah belum bisa memberikan solusi untuk alternatif larangan menggunakan kantong plastik. Apa yang akan digunakan, ini yang sedang saya pikirkan sebab jangan bisanya melarang tanpa ada solusi,” ujarnya.

Secara terpisah, Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang akan mewacanakan program pengurangan sampah plastik. “Memang tindak lanjut dari DLH Kota Serang belum optimal. Mudah-mudahan kami berharap akan segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait,” ujarnya. (Sofi Mahalali)

Sofi Mahalali

Berita Terkait