Ada 123 Tempat Pembuangan Sampah Liar di Kota Serang

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang mencatat terdapat 123 titik tempat pembuangan sampah liar di Kota Serang. Dari jumlah itu, 36 lokasi berada di pinggir jalan.

“Untuk sisanya (titik lokasi) sampah liar itu berada di perkebunan, di tanah masyarakat, dan di area persawahan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang Ipiyanto, saat ditemui di Kantor DLH Kota Serang, Taktakan, Kota Serang, Selasa (5/10/2019).

Ipiyanto menilai, hal itu terjadi lantaran masyarakat belum memahami dampak yang ditimbulkan dari membuang sampah sembarangan. Selain itu, ia mengaku banyak menerima laporan dari masyarakat terkait persoalan sampah liar.

Tetapi, pihaknya mengaku kesulitan. Sebab, pihaknya mendapat kendala akses ketika mengangkut di daerah perkampungan. Namun, untuk di wilayah pinggir jalan telah telah dapat ditangani.

“Memang ada persoalan penanganan yang tidak bisa diselesaikan satu hari, akan tetapi di keesokan harinya,” katanya.

Baca:

Ipiyanto membeberkan, hal itu tidak dapat dilakukan di hari yang sama, karena masih keterbatasan armada. Armada yang saat ini dapat dijalankan hanya 29 unit. Apabila berhitung dengan sampah yang harus diangkut, yakni sekitar 330-350 ton perhari.

“Kalau berbicara kubikasi, itu bisa mencapai 1.300-1.400 kubik. Sementara kapasitas kendaraan kita, hanya 6 kubik per mobil,” ujarnya.

Kata dia, untuk menangani sampah liar, membutuhkan 150-200 armada. Sebab, persoalan sampah tersebut dapat dutangani manakala ketersediaan armada tercukupi. Dia mengaku tetap berupaya dengan cara menambah ritasi dan trayek pengangkut sampah.

“Untuk dump truk itu dua kali pengangkut per-mobilnya, dan untuk ambrol empat kali per-hari,” katanya.

Ipiyanto menilai, sampah liar itu sudah barang pasti akan menimbulkan dampak yang tidak baik, seperti bau busuk yang ditimbulkan. Dia mengaku, guna masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, pihaknya sempat melakukan pengawasan dibeberapa titik. (Sofi Mahalali)

Sofi Mahalali

Berita Terkait