Ekonomi

Dukung Perluasan Rute, Pemkab Tangerang Akan Bangun 6 Stasiun MRT

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal membangun sebanyak enam unit Stasiun MRT atau Mass Rapid Transit untuk mendukung rancangan perluasan rute Cikarang-Balaraja sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Enam stasiun itu mulai dari Kecamatan Bitung, Curug, Cikupa, sampai ke Balaraja. Mungkin tiga kecamatan ada stasiun rencananya begitu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, di Tangerang, Rabu (10/9/2025).

Dia mengatakan, dari pembangunan enam stasiun MRT rute Cikarang-Balaraja ini, diperkirakan jarak yang dilalui dari pemberangkatan hingga tujuan sepanjang 20 kilometer lebih.

“Kalau tidak salah rutenya dari 12 kilometer hingga 20 kilometer yang dilalui di Kabupaten Tangerang,” katanya lagi.

Menurutnya, adanya rancangan pengembangan jalur MRT rute Cikarang-Balaraja yang dilakukan PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama pemerintah daerah akan melintasi 11 stasiun yang ada di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, Banten.

“Harapan kami, mudah-mudahan ini bisa segera dieksekusi (disikat). Karena ini harapan masyarakat,” ujarnya lagi.

Kendati demikian, kata Soma, progres pembangunan fasilitas transportasi umum tersebut diharapkan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan membuka solusi masalah kemacetan di masing-masing daerah yang dilintasi MRT.

“Karena memang kita bisa liat kepadatan di Tol Jakarta-Merak sudah luar biasa, paling tidak kalau itu sudah dibangun bisa membantu mengurai kemacetan,” katanya.

Dia juga menilai, adanya stasiun MRT bisa mendukung peningkatan usaha kecil masyarakat. Sebagaimana pihaknya nantinya akan memajukan UMKM Kabupaten Tangerang di tiap stasiun MRT.

“Jadi setiap stasiun itu bisa menjadi kebangkitan ekonomi. Nantinya tiap stasiun akan kita buka kios menjual UMKM kita, di sana pasti akan tumbuh,” kata dia.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah mengundang pihak PT MRT untuk mempercepat realisasi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Cikarang-Balaraja.

“Jalur Cikarang-Balaraja merupakan PSN, sehingga menjadi sesuatu yang perlu juga kita tindaklanjuti. Jadi ini adalah tindak lanjut dari RPJMN 2025-2029. Jadi Provinsi Banten berinisiasi untuk bisa mendapatkan progres yang lebih cepat,” kata Gubernur Banten, Andra Soni.

Ia menuturkan, kehadiran MRT di wilayah Provinsi Banten dinilai dapat membantu menyelesaikan berbagai masalah, salah satunya kemacetan. Ia berharap transportasi massal itu dapat segera hadir di wilayah Banten.

“Bagaimana kita bisa berkolaborasi antara swasta, kemudian pemerintah kabupaten/kota yang ada di Tangerang Raya,” kata dia. (Pewarta : Azmi Syamsul Ma’arif – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button