Gashuku dan Sabuk Kehormatan Dan 5 Dankormar di Bhumi Marinir Cilandak

Ribuan prajurit Korps Marinir dipimpin langsung Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono mengikuti latihan bersama atau Gashuku karate di lapangan apel sarang petarung Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019).

Selain diikuti Dankormar, gashuku karate diikuti pula oleh Kepala Staf Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Danpasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, Danpasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, Danpasmar-3 Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, Ketua Umum Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Laksma TNI Ivan Yulivan, Para Komandan Kolak Korps Marinir, Asisten dan Kadis Korps Marinir, Pengurus Pusat Inkai, Ketua Dewan Guru Inkai Harmen Lukas Tompodung dan jajarannya serta perwakilan Pengurus Daerah (Pengda) Inkai dari 34 Propinsi seluruh Indonesia.

Gashuku diawali dengan tradisi karate dilanjutkan latihan teknik dasar (Kihon) karate oleh Dewan Guru Inkai Reinhard Willa (Dan 9 Inkai) dan Abdul Kadir (Dan 9 Inkai). Seluruh peserta Gashuku mengikuti gerakan-gerakan para Dewan Guru ini mulai teknik dachi atau kuda-kuda, zuki (pukulan), geri (tendangan) dan uke (tangkisan).

Dalam dunia Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki), Gashuku dimaknai sebagai latihan bersama untuk memperbaiki dan menyamakan gerakan serta menyeragamkan teknik yang sudah diajarkan bagi seluruh karateka. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih fisik dan mental para karateka sehingga dapat meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri mereka.

Baca: Brigjen (Mar) Ipung Purwadi Jabat Komandan Pasmar 2

Setelah gashuku yang dimeriahkan dengan demonstrasi Kata dan Kumite para karateka junior dari ranting Bhumi Marinir Cilandak (BMC), dilaksanakan foto bersama di depan monumen Jasawira Perkasa dan tour facility yang diikuti para Pengurus Pusat Inkai, Dewan Guru dan Perwakilan Pengda Inkai seluruh Indonesia dengan mengelilingi kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta.

Dankormar, Mayjen Mar Suhartono resmi menyandang sabuk hitam kehormatan dan 5 Inkai di sela-sela Gashuku Inkai di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Dispen Kormar

Sabuk Hitam Dan 5 Inkai

Dalam acara gashuku itu, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, resmi menyandang Sabuk Hitam Kehormatan DAN 5 Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) melalui upacara pengangkatan Sabuk Hitam Inkai di sela-sela Gashuku atau latihan bersama karate di lapangan apel sarang petarung Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Selain Dankormar, Kepala Staf Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Danpasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, Danpasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, Danpasmar-3 Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, dianugerahi Sabuk Hitam Kehormatan Dan 4 Inkai serta 57 pejabat Korps Marinir dianugerahi Sabuk Hitam Kehormatan Dan 3 Inkai.

Pengangkatan sabuk hitam kehormatan diawali dengan acara tradisi karate yang dilanjutkan dengan pemakaian sabuk karate oleh para Ketua Umum Inkai Laksma TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., CHRMP, M. Tr (Han) kepada Dankormar. Sedangkan puluhan Dewan Guru Inkai dipimpin Harmen Lukas Tompodung (Dan 9 Inkai), Reinhard Willa (Dan 9 Inkai) dan Abdul Kadir (Dan 9 Inkai) secara bersamaan mengenakkan sabuk hitam Dan 4 dan Dan 3 Inkai kepada pejabat utama Korps Marinir. Penganugerahan sabuk hitam ini disaksikan langsung oleh perwakilan Pengurus Daerah (Pengda) Inkai seluruh Indonesia.

Usai penyematan sabuk hitam kehormatan Inkai, Pengurus Pusat Inkai mengukuhkan Dankormar sebagai Ketua Afiliasi Inkai Pusat Korps Marinir ditandai dengan penyerahan bendera Afiliasi dari Ketua Umum Inkai kepada Dankormar. Sedangkan Danpasmar-1 dikukuhkan sebagai Ketua Afiliasi Marinir Propinsi DKI Jakarta, Danpasmar-2 sebagai Ketua Afiliasi Inkai Marinir Propinsi Jawa Timur, Danpasmar-3 sebagai Ketua Afiliasi Inkai Marinir Propinsi Papua Barat dan Danbrigif-4 Mar/BS sebagai Ketua Afiliasi Inkai Marinir Propinsi Daerah Lampung.

Dankormar mengucapkan terimakasih kepada pengurus pusat Inkai, para Dewan Guru, dan perwakilan pengurus Inkai daerah yang hadir dari 34 provinsi, kehadirannya merupakan kehormatan bagi Korps Marinir. Menurutnya ke depan, dengan terbentuknya afiliasi pusat dan daerah Inkai Marinir maka beladiri karate menjadi salah satu olah raga wajib yang harus dikuasai prajurit, karena beladiri ini sarat dengan nilai kejuangan, kehormatan, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, sportivitas dan percaya pada kekuatan sendiri.

Ketua Umum Inkai menyatakan, beladiri karate bagi prajurit Korps Marinir sebenarnya sudah tidak asing lagi karena sudah sejak dulu karate menjadi bagian dari kehidupan prajurit. Dengan tergabungnya Korps Marinir di dalam Inkai melalui afiliasi pusat dan daerah diharapka prajurit Korps Marinir dapat menambah prestasi karateka khususnya Inkai di tingkat nasional maupun internasional. (Siaran Pers Dispen Kormar)

Berita Terkait