H+2, 68.500 Wisatawan Banjiri Kawasan Anyer – Cinangka
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Anyer – Cinangka, Banten, telah mencapai 68.500 orang pada H+2 Lebaran atau Senin (23/3).
Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwisatya di Serang, Selasa, mengungkapkan bahwa tingginya angka kunjungan tersebut menjadi indikator positif bagi kebangkitan sektor pariwisata. Angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring masih berlangsungnya puncak arus libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ia memastikan pihak pemerintah terus memantau pergerakan data wisatawan untuk menjamin pelayanan tetap optimal.
“Hingga Senin ini, data sementara dari petugas gabungan menunjukkan kunjungan sudah menyentuh 68.500 orang ke Kawasan Anyer – Cinangka. Memang ada peningkatan signifikan, namun kami pastikan wisatawan tetap bisa berwisata dengan aman dan lancar,” ujar Anas.
Ia menambahkan, meski terjadi kepadatan di jalur utama seperti Simpang Tiga Teneng, Pasar Anyer, dan Karang Bolong, penerapan sistem buka tutup dilakukan semata-mata untuk kenyamanan dan keselamatan bersama para pengunjung.
Guna meminimalisir penumpukan kendaraan di satu titik, Anas mengimbau wisatawan untuk memanfaatkan empat jalur alternatif yang telah disiapkan, di antaranya melalui rute Taktakan-Mancak, Palima-Cinangka, Cilegon Timur-Cikerai, serta jalur pesisir Pandeglang-Carita.
Lonjakan pengunjung yang signifikan sejak akhir pekan ini berdampak pada padatnya arus lalu lintas di jalur utama menuju kawasan wisata.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan pun mulai memberlakukan sistem buka tutup secara situasional di sejumlah titik guna mengurai kemacetan.
“Pemerintah Kabupaten Serang bersama aparat terkait menegaskan akan terus bersiaga melakukan pemutakhiran data kunjungan serta menjaga keamanan kawasan hingga masa libur lebaran berakhir,” ujarnya.
Wisatawan pun diminta untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama. (Oleh Desi Purnama Sari – LKBN Antara)









