Hingga Rabu Pagi, Basarnas Serahkan 184 Kantong Jenazah Korban Lion Air JT610

Foto: Humas Lion Air Group

Badan SAR Nasional (Basarnas) hingga Rabu (7/11/2018) telah menyerahkan 184 kantong jenazah korban jatunya Lion Air JT610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan identifikasi. Dari jumlah itu, sebanyak 44 jenazah sudah dikenali dan sebagian diserahkan ke keluarga korban.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam siaran pers Humas Lion Air Group yang diterima MediaBanten.Com menyebutkan, pada Selasa (6/11/2018), pukul 18.00 WIB, Basarnas mengkonfirmasi menyerahkan 20 kantong jenazah. Dengan bertambahnya 20 kantong, maka total saat ini sudah tercatat 184 kantong dengan perincian per 5 November 26 kantong, 4 November 34 kantong, 3 November 31 kantong, 2 November 8 kantong, 1 November sembilan kantong, 31 Oktober 8kantong, 30 Oktober 24 kantong, 29 Oktober 24 kantong.

Proses identifikasi (Disaster Victim Identification) yang berada di RS POLRI akan terus dilanjutkan. Lion Air sebelumnya juga menerima informasi bahwa operasi pencarian dan evakuasi diperpanjang selama tiga hari. Dengan demikian, upaya pencarian seluruh penumpang, kru dan pesawat yang mengalami kecelakaan pada (29/10) di perairan Karawang, Jawa Barat terus dilakukan.

Lion Air juga secara resmi menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga melalui upacara yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS Polri). Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Operations Director of Wings Air, Capt Redi Irawan.

Baca: Sebanyak 27 Jenazah Berhasil Diidentifikasi dari 164 Jenazah Korban Lion Air JT610

Tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia (DVI Polri), Selasa (6/11/2018) memberikan konfirmasi hasil identifikasi 17 jenazah, yaitu Daniel Suharjani Jaya (laki-laki), Cosa Riyanda Sohab (laki-laki), Martono (laki-laki), Rebagus Nurwito Desi Putra (laki-laki), Imam Riyanto (laki-laki), Tesa Kautsar (laki-laki), Wahyu Aldila (laki-laki), Mawar Serjati (wanita), Herjuno Dartito (laki-laki), Mack Stanly (laki-laki), Ubaidilah Salabi (laki-laki), Ibnu Hajar Riyandi Hantoro (laki-laki), Mattew Darryl Pongkal (laki-laki), Ariawan Komardi (laki-laki), Paul Ferdinand Ayorbaba (laki-laki), Nurul Dyah Ayu Shitaresmi (wanita), Dony (laki-laki).

Konfirmasi tersebut disampaikan pukul 20.23 WIB setelah adanya kecocokan hasil tes forensik dan ante-mortem dengan data DNA yang sebelumnya sudah diberikan pihak keluarga kepada tim DVI Polri.

“Atas nama Lion Air, mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga dan handai taulan. Lion Air memberikan uang tunggu kepada keluarga Rp 5.000.000, uang kedukaan Rp 25.000.000. Kemudian uang santunan meninggal dunia sesuai PM 77 Tahun 2011 yaitu Rp 1.250.000.000 ditambah penggantian bagasi menurut peraturan tersebut Rp 4.000.000, namun untuk penggantian bagasi Lion Air akan memberikan Rp 50.000.000,” kata Danang.

Total identifikasi hingga sekarang yaitu 44 jenazah, sebelumnya pada Senin (05/ 11) Rudolf Petrous Sayers (laki-laki), Eka Suganda (laki-laki), Fifi Hajanto (wanita), Hendra (laki-laki), Dede Anggraini (wanita), Vera Junita (wanita), Restia Amelia (wanita), Eryanto (laki-laki), Reni Ariyanti (wanita), Muhammad Ravi Andrian (laki-laki), Niar Ruri Sunarniat Soegiyono (laki-laki), Sudibyo Onggowardoyo (laki-laki) dan Mito (laki-laki).

Pada Minggu (04/ 11) Dodi Junaidi (laki-laki), Muhammad Nasir (laki-laki), Janry Efriyanto Sianturi (laki-laki), Karmin (laki-laki), Harwinoko (laki-laki), Verian Utama (laki-laki), Rohmanir Pandi Sagala (laki-laki). Sabtu (03/ 11) atas nama Fauzan Azima (laki-laki), Wahyu Susilo (laki-laki) dan Endang Sri Bagus Nita (wanita). Pada Jumat (02/ 11) Chandra Kirana (laki-laki), Monni (wanita) dan Hizkia Jorry Saroinsong (laki-laki) serta Rabu (31/10) Jannatun Shintya Dewi (wanita).

Tim DVI Polri juga masih melaksanakan proses identifikasi mendalam yang melingkupi forensik dan tes DNA. Lion Air tetap melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) pada setiap posko JT-610.

Beberapa manajemen Lion Air hari ini juga berada di posko Cawang, posko RS POLRI, Jakarta Timur dan Tanjung Priok, Jakarta Utara guna memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang, kru serta tim evakuasi.

Lion Air telah membuka crisis center dan untuk infomasi penumpang dapat menghubungi di nomor telepon (021)-80820002. (Siaran Pers Humas Lion Air Group)

Berita Terkait