HUT Polairud Ke-70 Digelar Bhakti Sosial di Mapolres Serang

Dalam rangkaian memperingati HUT ke-70 Polairud, Direktorat Polairud Polda Banten bekerjasama dengan Polres Serang menggelar kegiatan bhakti sosial berupa donor darah. Bhakti sosial ini berlangsung di Aula Sarja Arya Racana di Mapolres Serang, Kamis (19/11/2020).

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Polairud bekerjasama dengan Polres Serang dan PMI Kabupaten Serang.

Kapolres menambahkan pihaknya mendukung kerjasama (donor darah) dengan Ditpolairud karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan darah. 

“Saya memberikan dukungan kepada Polairud Polda Banten, bekerjasama dalam melaksanakan donor darah. Kegiatan ini juga merupakan wujud kepedulian dari personil Polres Serang, dengan harapan semoga sumbangan darah dapat bermanfaat dan dapat digunakan bagi masyarakat yang membutuhkan khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Serang,” jelasnya.

Baca:

Sementara itu, Kasubagmin Opsnal Ditpolairud Polda Banten Kompol Lis Handaya menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Serang dalam giat donor darah dalam rangkaian HUT ke 70 Polairud.

Kompol Lis mengatakan selain donor darah, juga dilaksanakan giat sosial lainnya seperti pembagian paket sembako bagi masyarakat pesisir serta bersih-bersih sampah di pantai.

“Setelah donor darah, kita akan lanjutkan dengan giat sosial lainnya yaitu bhakti kesehatan masyarakat serta tabur bunga di taman makam pahlawan,” kata Lis Handaya.

Terkait giat sosial donor darah, lanjut Lis, dilakukan di seluruh polres jajaran Polda Banten. Kegiatan donor darah dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sehingga hasil yang didapatkan nantinya yang berkualitas bagus. Lis menambahkan, pihaknya menargetkan dapat terkumpul 500 kantong darah dari internal kepolisian ini.

“Dari kegiatan aksi donor darah ini akan dilaporkan kepada pimpinan untuk selanjutnya diserahkan kepada PMI setempat, untuk kemudian disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. Untuk Polres Serang sendiri akan diserahkan kepada PMI Kabupaten Serang,” jelasnya. (yono)

Next Post

Ada 479 Pekerja Migran Meninggal, 169.000 Pulang

Kam Nov 19 , 2020
Tercatat ada 479 Pekerja Migran Indonesia yang meninggal dunia di negara tempat mereka bekerja sejak Januari hingga akhir Oktober 2020. Sedangkan yang kembali ke tanah air dalam kondisi hidup, ada 169.000 oekerja. Jumlah itu terdiri dari pekerja migran yang pulang karena terlibat masalah hukum, pandemi covid-19 hingga selesainya masa kerja. […]