Ini Syarat Jamkrida Banten Dapat Tambahan Modal Dari Pemprov

Gubernur Banten Wahidin Halim menjanjikan Pemprov akan menambah penyertaan modal ke PT Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) Banten. Syaratnya, perusahaan ini harus dikelola dengan baik dan dapat dipercaya.

“Kalau baik, ya kita tambah penyertaan modal. Yang penting harus sabar,” kata Wahidin Halim, Gubernur Banten saat memberikan pengarahan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jamkrida Banten di Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (7/4/2021).

Gubernur Banten mengaku percaya terhadap pengelolaan PT Jamkrida (Penjaminan Kredit Daerah) Banten. Kepercayaan atau trust merupakan modal utama bagi lembaga keuangan.

“Dari awal saya percaya ke pengelolaan PT Jamkrida Banten. Laporan perusahaan ini cukup dipercaya,” ungkap Gubernur.

Gubernur juga ingatkan jajaran manajemen PT Jamkrida Banten untuk tetap berhati-hati dalam mengelola perusahaan.”Kita sudah selamat di tahun pertama Covid-19. Perspektif perekonomian ke depan masih terjadi konstraksi ekonomi. Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia diproyeksi terkontraksi minus 6. Sedangan kita(Provinsi Banten) diproyeksi terkontraksi minus 3,” ungkapnya.

Baca:

“Makanya, PT Jamkrida Banten harus hati-hati dalam mengelola keuangan,” tambah Gubernur.

Ditegaskan Gubernur, pihaknya pihaknya percaya sepenuhnya terhadap manajemen lembaga keuangan dan meminimalisir intervensi terhadap lembaga keuangan agar tumbuh baik.

Gubernur juga ungkapkan langkah perbaikan di Bank Banten setelah mengalami gagal bayar dan krisis likuiditas pada tahun 2020. Pemprov Banten telah melakukan penambahan penyertaan modal dari dana di RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) Pemprov Banten yang tertahan di Bank Banten.

“Sekarang alhamdulilah sudah ada perubahan di Bank Banten. Ada pergantian manajemen, ada penyertaan modal dan peningkatan likuiditas,” jelasnya.

Direktur Utama PT Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman melaporkan, saat ini modal perusahaan penjamin kredit ini mencapai Rp 56,5 miliar.

“Laporan Keuangan PT Jamkrida Banten berdasarkan pemeriksaan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tri Bowo Yulianti mendapatkan opini wajar,”ungkapnya.

Ditambahkan, laba kumulatif PT Jamkrida Banten Tahun 2020 sebesar Rp 8,6 miliar. Sedangkan penilaian kesehatan dari Otoritas Jasa Keuangan OJK, sangat sehat.

Sebagai perusahaan penjaminan kredit, PT. Jamkrida Banten memikul amanah untuk membantu dunia usaha, khususnya Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) di Provinsi Banten, dalam meningkatkan akses pada sumber-sumber pembiayaan (bank dan institusi keuangan non-bank). Hal itu tidak terlepas dari peran KUMKM terhadap perekonomian di tingkat Nasional maupun di Provinsi Banten. (Rilis Biro Adpim Pemprov Banten)


Apakah Artikel Ini Bermanfaat? Silakan berdonas. Klik Tombol Di Bawah Ini.
donate-button

Berita Terkait