Koperasi UMKM

Pemkkab Lebak Relokasi Pedagang Kaki Lima Ke Pasar Semi Rangkasbitung

Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten merelokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Sunan Kalijaga dan Jalan Tirtayasa Rangkasbitung ke Pasar Semi untuk penataan kota tersebut agar bersih, tertib, dan aman.

“Kami mengapresiasi kesadaran PKL untuk direlokasi ke Pasar Semi setelah 15 kali dilakukan sosialisasi bersama pedagang,” kata Asisten Bidang Ekonomi Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Ajis Suhendi di Lebak, Rabu (12/11/2025).

Pemerintah Kabupaten Lebak merelokasi pedagang kaki lima dari lokasi itu untuk penataan Rangkasbitung agar tidak kumuh, semrawut, dan terjadi kemacetan lalu lintas.

Ia mengharapkan penataan itu membawa dampak positif terhadap kemajuan daerah, terlebih PT Kereta Api Indonesia membangun Stasiun Rangkasbitung Ultimate sehingga dipastikan daerah setempat dilirik investor untuk menanamkan modal.

Ia mengatakan pentingnya jantung kota Rangkasbitung yang tertib, bersih, aman, dan nyaman. “Saya kira investor tidak akan menanamkan modalnya di daerah ini jika kondisi kota Rangkasbitung kumuh, semrawut, dan tidak tertib,” katanya.

Ia menjelaskan dengan menempati lokasi berjualan di Pasar Semi maka kegiatan PKL menjadi lebih aman dan nyaman selama 24 jam dibandingkan dengan berjualan di tepi jalan karena akan ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja.

Selain itu, pemerintah daerah membebaskan mereka membayar retribusi pasar selama setahun.

Luas Pasar Semi sekitar 5.000 meter persegi dengan daya tampung pengunjung sekitar 8.000 orang dan dilengkapi tempat parkir, tempat ibadah, penerangan, toilet, serta terminal angkutan.

“Kami berharap PKL yang direlokasi itu sebanyak 823 pedagang berjalan lancar dan dapat meningkatkan omzet pendapatan,” katanya.

Ketua Paguyuban Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak Dedi mendukung relokasi PKL ke Pasar Semi untuk penataan pusat kota Rangkasbitung,

“Kami berharap relokasi PKL ke Pasar Semi dapat meningkatkan omzet pendapatan,” katanya.

Sejumlah masyarakat Kabupaten Lebak mengatakan bahwa relokasi PKL itu ke Pasar Semi membuat mereka lebih aman dan nyaman berjualan sehingga meningkatkan omzet.

Selama ini, PKL berjualan di badan jalan sehingga mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan kesemrawutan dan kemacetan lalu lintas.

“Kami setiap hari menuju pintu masuk Stasiun Rangkasbitung selalu macet akibat PKL itu,” kata Abdurohim, seorang warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak yang bekerja di Jakarta. (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button