Polres Pandeglang Bersama PWI dan IJTI Sepakat Jaga Situasi Kondusif Pandeglang

Foto: Beni Madsira

Kepolisian Resort Pandeglang bersama jurnalis yang tergabung di PWI dan IJTI Kabupaten Pandeglang sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam menciptakan situasi Pandeglang yang kondusif.

Kesepakatan itu ditandai dengan pemberian jaket berlabel Team Gercep (Gerak Cepat) Jurnalis oleh Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono kepada Sekretaris PWI Pandeglang, Mardiana Tirtalaksana di Markas Polres Pandeglang, Jumat (27/7/2018).

Gercep merupakan akronim dari Gerak Cepat. Sebuah analogi yang merepresentasikan kinerja jurnalis yang harus bergerak cepat menggabarkan informasi untuk memberikan inpormasi ke publik.

Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Awak Media yang selama ini telah menjalin kerja sama dan koordinasi baik dengan Polri. “Sehingga dengan tidak ada lagi jurang pemisah antara Polri dan Jurnalis. Jika pun kala bercanda, bergurau, dan komunikasi, semoga bisa membuat kita lebih dekat lagi, terutama dalam kerjasama menjaga situasi dan kondisi Pandeglang,” kata Kapolres.

Baca: Kesal Dituduh Beli Barang curian, Ros Curi Sound System

Polres Pandeglang mengapresiasi kinerja rekan-rekan jurnalis yang dinilainya sudah mengedepankan koordinasi dan konfirmasi. mengingat, kedua organisasi saling membutuhkan. “Teman-teman membutuhkan berita dan kami juga membutuhkan publikasi. Jadi semoga kedepannya, koordinasi yang sudah terjalin semakin baik, jadikan talisilaturahmi ini untuk mempererat persaudaraan, ketikapun saya sudah tidak bertugas di pandeglang tetap talisilaturahmi kita jaga bersama, dengan tetap berkomunikasi,” katanya.

Sekretaris PWI Pandeglang, Mardiana Tirtalaksana menuturkan, selama ini para awak media dianggap tidak menemui kendala ketika menulis pemberitaan Polres Pandeglang. Hanya saja kedepannya, diharapkan bisa lebih baik dan memudahkan untuk berkomunikasi sesuai dengan pemberitaan yang diinginkan.

“Meski pun di Pandeglang ada yang tergabung dalam PWI dan IJTI, tetapi jika di lapangan semuanya menjadi satu. Tidak ada pembeda. Karena pada prinsipnya kerja teman-teman mencari narasumber,” terangnya.

Mardiana menginginkan komunikasi yang lebih hangat berkat kesepahaman yang disepakati. “Jika pun ada batasan-batasan, disampaikan saja. Insa Allah teman-teman tahu rambu-rambu yang harus dipatuhi,” tutup Pria yang akrab di panggil Ejen. (Beni Madsira)

Berita Terkait