Edukasi

Dindikbud Banten Atasi Kendala Titik Koordinat di Hari Pertama SPMB SMA, SMK dan SKh

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten langsung menerapkan mekanisme respons cepat untuk mengatasi dinamika validasi titik koordinat kediaman calon peserta didik pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA, SMK, dan SKh.

Sekretaris Dindikbud Banten, Rachmat Tamam di Serang, Rabu, mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mendaftar jalur domisili lingkungan sekolah.

Dan kendala administratif terkait akurasi peta digital tersebut dipastikan dapat segera teratasi melalui kesiapan sistem dan posko bantuan yang optimal.

“Jika ada kendala administratif di hari pertama ini, orang tua tidak perlu khawatir karena kami telah menyiapkan jalur koordinasi langsung agar data segera akurat,” ujarnya.

Pihaknya berkomitmen untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di Banten mendapatkan layanan pendidikan yang prima.

Untuk mengantisipasi dan menyelesaikan persoalan titik koordinat tersebut, Dindikbud Banten telah menyediakan berbagai kanal pengaduan proaktif yang dapat diakses langsung oleh orang tua calon murid, antara lain Koordinasi melalui pengawas sekolah, Kantor Cabang Dinas (KCD) terdekat, Posko bantuan (helpdesk) di kantor Dindikbud Banten, Sesi siaran langsung interaktif via TikTok setiap pagi untuk edukasi publik

Sekretaris Dindikbud Banten, Rachmat Tamam menambahkan, pembagian tahapan pendaftaran tahun ini sengaja dilakukan sebagai langkah strategis agar proses verifikasi, termasuk validasi geografis, dapat berjalan lebih fokus dan terarah.

“Penyempurnaan administrasi sejak hari pertama ini menjadi prioritas kami demi kenyamanan calon peserta didik dan keluarga. Kami berharap seluruh rangkaian SPMB tahun ini dapat berjalan dengan transparan, akuntabel, dan mudah diakses,” tuturnya.

Pendaftaran jalur domisili lingkungan ini sendiri berlangsung selama dua hari, yakni 10 hingga 11 Juni 2026. Tahapan ini merupakan fase awal dari rangkaian SPMB yang nantinya akan diikuti oleh jalur domisili wilayah, afirmasi, serta jalur prestasi akademik dan non-akademik hingga Juli mendatang. (Oleh Desi Purnama Sari – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button