Polres Pandeglang Tangkap Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung Sembako

Foto: Beni Madsira

Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang kini menahan Yonas Sawor alias Yoyon alis Dion bin Kadir (29 tahun), tersangka pembunuhan Siti Aminah (30 tahun) di Kampung Cikareo, Desa Sukawaris, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Tersangka sempat melarikan diri selama 16 hari.

Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono mengatakan, tersangka ditangkap pada tanggal 28 Februari 2018 di daerah Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Penangkapan dilakukan Satreskrim Polres Pandegalng dibantu Satjatanras Dirkrimum Polda Banten.

“Pelaku di tangkap atas dugaan tidak pidana pencurian dan kekerasan, setelah itu dibawa ke Polres Pandeglang untuk dilakukan penyelidikan,” kata Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono saat menggelar konferensi pers, Jumat (02/03/2018).

Baca: Pemilik Warung Sembako Tewas Setelah Dirampok Di Rumahnya

Menurut Indra, pelaku pembunuh Siti Aminah merupakan pendatang yang sudah sejak lama tinggal didaerah Kecamatan Cikeusik. Pelaku tega membunuh seorang istri pegawai PLN di Kecamatan Cikeusik, lantaran ketahuan oleh korban pada saat hendak mencuri uang di Kios milik korban. “Pelaku akan dijerat pasal 339 KUHP Jo dan 365 KUHP ayat tiga dengan ancaman hukuman 12 tahun pejara,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pandeglang, Oka Nurmulya Hatman mengatakan, pelaku di tangkap  pada hari Rabu 28 Pebruari 2018 sekitar pukul 14.30 WIB di lokasi penangkapan Jalan Raya Binuangen, Kampung Setra, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabuapten Lebak, Banten.

“Setelah selama 16 hari Tiem Satreskrim dan di bantu oleh Resmob Dirkrimum Polda Banten,  pelaku barhasi kami tangkap, pelaku habis menjual barang curiannya berupa Sepeda Motor Jenis Honda vario, kepada penadah, kemudian kami kembangkan dan langsung di lakukan juga penangkapan kepada penadah Hari itu juga,  penadah bernama Deni 33 Tahun warga Kampung Citaritih Desa Pondok Panjang Kecamatan Cihara Lebak Banten, kedua pelaku kami tangkapa pada hari itu juga, sekarang masih kita juga kembangkan siapa tahu ada pelaku lain dalam kasus ini,” katanya.  (Beni Madsira)

Berita Terkait