Pelantikan Anggota DPRD Lebak Diagendakan 26 Agustus

Gubernur Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim telah menandatangani Surat Keputusan (SK) pengesahan 50 anggota DPRD Kabupaten , (19/8/2019). Setelah sebelumnya sempat ada keterlambatan pelantikan ke-50 anggota DPRD Lebak lantaran belum lengkapnya persyaratan yang diserahkan KPU kepada Pemprov.

Setelah lengkap, pelaksanaan pelantikan diagendakan pekan depan yakni Senin, 26 Agustus 2019.

“Surat telah di tandatangani Gubernur Banten dan semua sesuai dengan surat yang diterima Pemprov dari Kabupaten Lebak, seperti diketahui jika masa awal jabatan DPRD Kabupaten Lebak adalah 18 Aguatus 2019,”ujar Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten Gunawan Rusminto pada Selasa (20/8/2019)

Gunawan menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi antara Biro Pemerintahan dengan pihak Pemkab Lebak melalui Asda 1, sudah direncanakan bahwa pelantikan akan dilaksanakan pada hari Senin, 26 Agustus 2019.

“Karena yang menentukan tanggal pelaksanaan pelantikan itu dilakukan oleh Pemkab sendiri, bukan oleh provinsi,” tegasnya.

Baca:

Gubernur saat dimintai keterangan oleh awak media menegaskan, belum ditandatanganinya SK hingga waktu pelantikan lantaran adanya kekurangan dalam persyaratan yang harus dilengkapi KPU yakni berupa dokumen LHKPN dari seluruh anggota DPRD yang akan dilantik. Akan tetapi, saat diserahkan ke Pemprov masih ada 2 anggota DPRD yang belum dilengkapi LHKPN.

“Kenapa belum ditandatangan? Karena belum lengkap persyaratannya. Lengkapin dulu baru ditandatangan. Itu aturannya, dan saya ikuti aturan itu. Kalau sudah lengkap, ya saya tandatangan,” tegasnya

Sebelumnya, Asda I Pemkab Lebak Alkadri membenarkan pelantikan caleg terpilih periode 2019-2024 dilaksanakan 26 Agustus 2019. Dan dimulai dari tahap persiapan lainnya, baik dari distribusi pakaian hingga gladi resik, sehingga pada pelaksanaannya nanti akan berjalan dengan lancar.

“SK Gubernur Banten diterbitkan sesuai dengan penyerahan dari Kabupaten Lebak yang telah mendapatkan berkas dokumen dari KPU setempat,”tegasnya. (Siaran Pers Diskominfo Banten)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait