Program Umroh Gratis Pemkot Cilegon Rp1,5 Miliar Dimulai Juni 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mulai merealisasikan program umroh gratis yang direncanakan akan diberangkatkan pada Juni 2026 dengan biaya keseluruhan Rp1,5 miliar.
Program umroh gratis ini menjadi salah satu program prioritas Pemkot Cilegon sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada masyarakat yang berprestasi, tokoh agama, serta warga yang berkontribusi bagi daerah.
Kabag Kesra Setda Pemkot Cilegon, Rahmatullah mengatakan, saat ini program umroh gratis masih dalam tahap finalisasi Perwal. Meski demikian, secara substansi program tersebut sudah siap untuk dilaksanakan.
“Insya Allah, termin pertama direncanakan berangkat Juni. Sekarang Perwal-nya sudah disiapkan. Tinggal beberapa poin yang perlu ditambahkan atau disesuaikan,” kata Rahmatulloh, Senin (26/1/2026).
Ia menjelaskan, Pemkot Cilegon telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar yang akan dibagi menjadi dua termin keberangkatan. Masing-masing termin, dialokasikan sekitar Rp750 juta, dengan termin kedua direncanakan sekitar Oktober atau November 2026.
Terkait kuota, Rahmatulloh menyebut, jumlah jamaah akan menyesuaikan dengan biaya dari pihak penyedia jasa perjalanan umroh.
“Kalau asumsi sementara, sekitar 25 sampai 30 orang per termin, tergantung penyedia,” ujarnya.
Program Umroh Gratis ini, lanjut Rahmatulloh, menyasar kepada masyarakat Kota Cilegon, khususnya tokoh agama, ustadz, serta warga berprestasi. Seperti, juara MTQ tingkat nasional atau warga yang telah mengharumkan nama Kota Cilegon.
“Ini adalah program penghargaan. Ada yang karena prestasi, ada tokoh agama, juga warga yang dinilai berjasa serta memberikan kontribusi bagi Kota Cilegon,” jelasnya.
Rahmatullah menambahkan, penetapan calon penerima umroh, akan melalui rekomendasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.
Sementara itu, persyaratan administrasi seperti KTP Cilegon dan lama domisili, masih dalam pembahasan dan akan ditetapkan secara resmi melalui Perwal.
“Soal minimal domisili, apakah satu tahun, dua tahun, atau tiga tahun, nanti diputuskan di Perwal. Karena, saat ini masih dalam proses di bagian hukum,” katanya.
Ia berharap, Program Umroh Gratis ini, dapat menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah. Sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi pembangunan Kota Cilegon.
“Harapan kami, program ini bisa membantu masyarakat yang secara finansial belum mampu melaksanakan umroh. Sekaligus, menjadi penghargaan dan motivasi dari Pemkot Cilegon,” terangnya. (Penulis : Daeng Yusvin)









