Syafrudin Akan Ganti Lurah Tak Capai Target PBB P2 di Kota Serang

Walikota Serang Syafrudin akan mengganti lurah yang pencapaian target Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) di bawah 25 persen.

Hal itu diungkapkan Syafrudin usai melakukan evaluasi penerimaan PBB Pedesaan dan Perkotaan tahun 2019, di Hotel Le Dian, Kota Serang. Selasa (9/3/2020).

Syafrudin mengatakan, apabila tahun ini masih tidak tercapai, maka lurah sudah tidak sanggup untuk bekerja. Selain itu kata Syafrudin, di tahun 2020 ini akan dilihat kinerjanya. Bahakan Syafrudin akan mengevaluasi kinerja kelurahan setiap bulannya.

“Kalau sudah tidak mau jadi lurah ya akan kita ganti lurahnya,” ungkapnya

Syafrudin menuturkan, tergat pembayaran PBB Pedesaan dan Perkotaan tahun 2019 diatas 70 persen. Namun ada beberapa kelurahan yang PBB P2 rendah atau dibawah 25 persen.

Syafrudin merincikan, beberapa Kelurahan yang memiliki pendapatan PBB P2 dibawah 25 persen itu yakni Kelurahan Bendung, Kilasah, Cibendung, Kuranji, dan Sayar.

“Ini dibawah 25 persen. Lurahnya pun kita tadi panggil kedepan,” ungkapnya.

Syafrudin menekankan, pada 2020 ini target PBB P2 yakni diatas 70 persen. Sebab, dari pendapatan PBB ini hasilnya dapat dipergunakan untuk membangun Kota Serang.

“Alasannya tidak dapat ditarik lantaran pemiliknya tidak ditemukan, sebab orang luar daerah seperti orang Jakarta. Ini alasannya kelasik, saya kan pernah jadi Lurah,” kata orang nomer satu di Kota Serang itu. (Sofi Mahalali)

Sofi Mahalali

Berita Terkait