Penumpang Lion Air Meninggal, Pesawat Ke Surabaya Terpaksa Balik Ke Palembang

Kurdiman (33 tahun), penumpang kursi No 10C mendadak sakit keras dalam dalam pesawat Lion Air JT857 dari Bandara Badaruddin II Palembang tujuan Bandara Juanda, Surabaya, Kamis (12/7/2018), menyebabkan pesawat terpaksa balik ke bandara asal, pukul 14.05 WIB, sesuai dengan prosedur keamanan penerbangan.

Kurdiman akhirnya dinyatakan meninggal setelah sempat diberi pertolongan medis di rumah sakit terdekat dari Bandara Palembang. “Lion Air mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Kurdiman. Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait dalam memberikan layanan yang terbaik,” kata Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air dalam siaran pers yang diterima MediaBanten.Com, Jumat (13/7/2018)

Danang mengemukakan, Lion Air memberikan klarifikasi bahwa dalam menjalankan operasional sesuai standar prosedur, pilot memutuskan kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base/ RTB) yaitu di Palembang. Hal tersebut dikarenakan ada seorang penumpang bernama Kurdiman (33) dengan nomor kursi 10C yang segera membutuhkan pertolongan.

Pesawat mendarat dengan selamat di Palembang. Koordinasi yang baik antara awak kabin, pilot, petugas layanan darat (ground handling) dan petugas dari kantor kesehatan pelabuhan (KKP), proses penanganan penumpang tersebut dilakukan dengan baik.

Baca: Ombudsman: Disnakertrans Banten Abaikan Pengaduan Soal Tenaga Kerja

Sesuai standar pelayanan, petugas layanan darat (ground crew) Lion Air bersama pihak lainnya, segera membawa dan mendampingi Kurdiman ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan proses medis serta penanganan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas medis menyatakan Kurdiman telah meninggal dunia (12/ 7).

terpaksa kembali ke Bandara Badaruddin II Pelambang, Sumatera Selatan (return to base/RTB), Kamis (12/7/2018)), pukul 14.05 WIB. Kurdiman yang membutuhkan pertolongan medis, meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Lion Air JT857 telah diterbangkan menggunakan jadwal keberangkatan terbaru pukul 12.30 WIB. Lion Air mengoperasikan Boeing 737-800NG (B738) registrasi PK-LJW dan pesawat sudah tiba di Surabaya 14.05 WIB. Sebelumnya, penerbangan ini berangkat tepat waktu (on time) pukul 10.45 WIB, pada Kamis (12/ 7/2018).

Lion Air menghimbau kepada seluruh pelanggan dan masyarakat, berdasarkan prosedur layanan penerbangan, untuk selalu memberikan informasi secara rinci/ jelas/ sesuai keadaan sebenarnya kepada petugas layanan darat ketika proses pelaporan diri di counter check-in apabila sedang hamil, sakit berat menular atau tidak menular atau memiliki kondisi khusus yang dapat membahayakan diri sendiri dan mengganggu kenyamanan penumpang lain saat melakukan perjalanan udara.

Kondisi kesehatan pada umumnya tidak memerlukan surat izin medis, namun untuk beberapa keadaan tertentu mewajibkan setiap pelanggan mempunyai surat izin medis sebelum penerbangan dengan menunjukkan dan melampirkan surat keterangan kelaikan terbang (fitness for air travel/ medical information) dari Kantor Kesehatan Pelabuhan serta menandatangai surat pernyataan. Hal ini sesuai ketentuan pengangkutan penumpang dalam kategori sakit.

Lion Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan bandar udara, pemerintah selaku regulator dan standar prosedur operasi (SOP) Lion Air Group serta ketentuan internasional dalam menjalankan seluruh jaringan operasional. (Siaran Pers Humas Lion Air Group)

About IN Rosyadi 1520 Articles
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian keluar tahun Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memmadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.