Industri

Pemkab Pandeglang Siapkan 1.190 Hektar Untuk Kawasan Industri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang , Banten menyiapkan kawasan industri hilirisasi seluas 1.190 hektare di lima kecamatan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi baru dan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

‎Analis Kebijakan Penanaman Modal pada Dinas Perizinan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Tedy Fauzi dalam keterangan di Pandeglang, Rabu, mengatakan pemerintah daerah komitmen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi baru.

Selain itu juga penyerapan tenaga kerja lokal dengan menyiapkan lahan seluas 1.190 hektare tersebar di lima kecamatan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

‎Perda tersebut sebagai legalitas hukum yang kuat, sehingga investor merasa aman, nyaman dan kondusif jika menanam modalnya di Kabupaten Pandeglang.

‎Kelima kecamatan kawasan industri itu antara lain Bojong, Pagelaran, Sukaresmi, Cikeusik, dan Cibitung, karena terkoneksi dengan Jalan Tol Serang – Panimbang.

‎Selain itu juga kawasan industri tersebut disiapkan aksebilitas infrastruktur jalan, listrik, telekomunikasi, air bersih juga sumber daya manusia (SDM) pekerja yang memiliki kompetensi.

‎Lokasi kawasan industri hilirisasi itu bisa mengelola 18 unit usaha, karena didukung bahan baku di daerah itu melimpah, seperti industri pengelolaan ikan beku (cold storage), Sardines atau pengalengan ikan, industri minuman dan makanan berbasis potensi lokal dari komoditi pertanian, perkebunan dan perikanan tangkap.

Dengan demikian, pihaknya optimistis kawasan industri hilirisasi tersebut dapat menumbuhkan ekonomi baru dan berdampak terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga usaha turunannya.

‎Pemerintah daerah akan memberikan kemudahan juga mendampingi terhadap investor baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).

‎Karena itu, pihaknya berharap para investor dapat menanamkan modalnya di kawasan industri Pandeglang,sehingga dapat mendorong ekonomi daerah berkelanjutan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus pengentasan kemiskinan.

‎”Kami mengutamakan investasi berwawasan ramah lingkungan sesuai dengan kondisi Pandeglang sebagai daerah penghijauan,” katanya menjelaskan. (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button