Prodi Eksyar Raih Akreditasi Unggul, Unusia Menuju Kampus Terkemuka di Jakarta
Program Studi Ekonomi Syariah (Eksyar), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).
Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan mutu akademik sekaligus mempertegas langkah Unusia menuju perguruan tinggi terkemuka di Jakarta.
Predikat Unggul tersebut ditetapkan melalui Keputusan LAMEMBA Nomor 276 /DE /A.5 /LAMEMBA-U /IX /2026 dan berlaku sejak 4 September 2026 hingga 4 September 2031. Sebelumnya, Program Studi Ekonomi Syariah telah menjalani Asesmen Lapangan (AL) oleh LAMEMBA pada 5–8 Agustus 2026.
Asesmen tersebut mencakup berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi, mulai dari tata kelola, sumber daya manusia, kurikulum, pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga luaran dan capaian tridarma perguruan tinggi.
Dekan FEB Unusia, Dr Muhammad Aras Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika, khususnya tim Program Studi Ekonomi Syariah, yang telah bekerja secara konsisten dalam membangun budaya mutu.
Menurut Aras, Akreditasi Unggul harus ditempatkan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai titik awal untuk membawa FEB Unusia ke level yang lebih tinggi.
“Bagi kami, Akreditasi Unggul bukan garis akhir, tetapi standar baru untuk bergerak lebih jauh. Ini adalah momentum untuk menjadikan FEB Unusia semakin kuat dalam akademik, riset, inovasi, kewirausahaan, jejaring, dan pengembangan sumber daya manusia. Kami ingin FEB Unusia bukan hanya unggul secara administratif, tetapi benar-benar unggul dalam memberikan dampak bagi masyarakat,” katanya.
Aras menambahkan, capaian Prodi Ekonomi Syariah akan menjadi energi baru bagi FEB Unusia untuk mempercepat transformasi sebagai fakultas yang adaptif terhadap perubahan ekonomi, teknologi, industri, dan kebutuhan masyarakat.
“Target kami bukan sekadar mempertahankan status Unggul. Kami ingin membangun ekosistem akademik yang melahirkan lulusan berintegritas, profesional, adaptif, berjiwa kewirausahaan, dan mampu menjadi pemimpin di tengah perubahan ekonomi nasional maupun global,” katanya.
Sementara itu, Kaprodi Ekonomi Syariah Asiroch Yulia Agustina menyampaikan bahwa predikat Unggul merupakan buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang selama ini berkomitmen meningkatkan kualitas program studi.
“Akreditasi Unggul ini merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras, dan kolaborasi seluruh tim. Bagi kami, capaian ini bukan hanya sebuah predikat, tetapi amanah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta membangun jejaring yang lebih luas. Kami ingin Prodi Ekonomi Syariah Unusia menjadi ruang akademik yang mampu melahirkan generasi ekonom syariah yang kompeten, berintegritas, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat arah strategis FEB Unusia untuk membangun fakultas yang unggul melalui tujuh fokus utama: penguatan mutu akademik dan kurikulum; peningkatan riset dan publikasi; inovasi dan digitalisasi; pengembangan jejaring dan kolaborasi; penguatan kewirausahaan; peningkatan kualitas serta daya saing lulusan; dan pembangunan tata kelola fakultas yang profesional, akuntabel, serta berkelanjutan.
Ketujuh fokus tersebut diarahkan untuk membangun FEB Unusia sebagai fakultas yang tidak hanya responsif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan ekonomi masyarakat.
Rektor Unusia, Fariz Alnizar menilai Akreditasi Unggul Prodi Ekonomi Syariah merupakan capaian strategis bagi institusi.
“Akreditasi Unggul Prodi Ekonomi Syariah merupakan capaian yang membanggakan sekaligus amanah bagi Unusia. Ini menunjukkan bahwa proses peningkatan mutu terus berjalan dan harus dilanjutkan secara berkelanjutan. Ke depan, kami ingin Unusia semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang memiliki kualitas akademik, karakter ke-NU-an, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Fariz.
Bagi Unusia, capaian Prodi Ekonomi Syariah juga memiliki arti strategis dalam memperkuat positioning sebagai perguruan tinggi Nahdlatul Ulama yang tumbuh di Jakarta dengan orientasi nasional dan global.
Dengan status Unggul yang berlaku hingga 2031, Prodi Ekonomi Syariah memiliki pijakan baru untuk memperluas kontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah, industri halal, kewirausahaan, keuangan syariah, serta riset ekonomi berbasis nilai-nilai Islam dan ke-Indonesiaan.
Akreditasi Unggul ini pada akhirnya bukan sekadar pengakuan atas capaian masa lalu, tetapi menjadi modal untuk membangun masa depan. Unusia berkomitmen menjadikan mutu sebagai budaya, inovasi sebagai gerakan, kolaborasi sebagai kekuatan, dan kebermanfaatan sebagai orientasi.
Dengan semangat tersebut, Unusia terus bergerak menuju cita-cita menjadi kampus terkemuka di Jakarta yang bermutu, inovatif, berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta memiliki kontribusi nyata bagi Indonesia dan dunia. (Pengirim: Muhammad Ars Prabowo – Unusia )









