Ekonomi

Andra Soni Minta Studi Kelayakan Pembangunan MRT Kembangan – Balaraja Segera Rampung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berharap tahapan studi kelayakan pembangunan MRT atau Mass Rapid Transit yang menghubungkan wilayah aglomerasi Jakarta, Kembangan – Balaraja, Kabupaten Tangerang segera rampung dalam waktu dekat.

“Inisiasinya kan dari MRT Jakarta, dan telah melaksanakan MoU dengan beberapa rencana TOD yang kemudian kelanjutannya adalah studi. Ya, studi soal kelembagaan, studi soal pembiayaan, dan sebagainya. Kami tentu berharap ini segera bisa selesai dan bisa ada progress,” kata Gubernur Banten Andra Soni di Tangerang, Jumat.

Ia menjelaskan, untuk progres kerjasama pengembangan moda transportasi massal ini telah masuk tahapan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pihak MRT Jakarta dengan 0emetintah daerah Banten mengenai rencana pengembangan kawasan Berorientasi Transit (Transit-Oriented Development / TOD).

Meski demikian, Andra menyebut, saat ini tahapan pembangunan MRT ini masuk ke dalam fase studi kelayakan yang dilakukan oleh tim ahli dan teknis agar bisa berjalan sesuai prosedur.

“Pastinya itu teknis, kami enggak terlalu hafal kalau soal teknisnya. Tapi intinya ada keseriusan di sana, dan memang kebutuhan-kebutuhan masyarakat aglomerasi terkait dengan transportasi massal seperti MRT sangat tinggi,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, sebagai kesiapan atas pengembangan Proyek moda transportasi massal ini pihaknya akan memperkuat koordinasi bersama pemkot/pemda di Tangerang untuk menyiapkan kebutuhan pembebasan lahan, titik stasiun, serta kepastian koridor rute.

“Iya nanti tahapannya nanti ketahuan. Lahannya perlu berapa, rutenya ke mana, terus berapa stasiun, nanti dari hasil studi itu,” ucapnya.

Dia juga memaparkan bahwa saat ini terdapat dua jalur studi yang sedang berjalan secara paralel, yakni kajian yang melibatkan koridor jalur Serpong. Dari skema tersebut, studi terkait koridor Serpong terpantau menunjukkan pergerakan progres yang lebih cepat.

Kehadiran MRT hingga ke wilayah Banten ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurai kemacetan lalu lintas sekaligus mendongkrak integrasi transportasi publik yang efisien bagi mobilitas jutaan warga di kawasan penyangga ibu kota.

“Kan ada dua studi kan, satu yang Global Raja, satu lagi yang Serpong. Yang Serpong mungkin sudah progress lebih cepat,” kata dia. (Pewarta : Azmi Syamsul Ma’arif – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button