Belum Impor Beras, Harga Gabah Petani Di Bawah Rp3.100/Kg di Serang

Meski impor beras belum terealisasi, harga gabah di tingkat petani langsung tertekan. Setidaknya, di Kabupaten Serang, Banten, harga itu tidak lebih Rp3.100 per Kg gabah kering panen (GKP).

“Impor beras tidak perlu dilakukan pemerintah, apalagi sekarng petani menghadapi panen,” kata Mihdar, Ketua Kelompok Tani Bumi Tani Anugerah (Poktan Buta) Ciruas, Kabupaten Serang yang dihubungi MediaBanten.Com, Senin (29/3/2021).

Mihdar mengatakan, isu impor beras sangat sensitif dalam mempengaruhi harga. “Memang biasanya pada saat panen raya, harga turun tetapi tidak seberat sekarang. Isu impor beras ikut mempengaruhi atau menekan harga gabah di tingkat petani,” kata Mihdar.

Isu impor beras ini akhir memunculkan tanggapan dari Presiden RI, Joko Widodo yang menegaskan pemerintah tidak akan melakukan impor beras hingga Juni 2021. “Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia,” kata Jokowi melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 26 Maret 2021.

Jokowi menyatakan sudah hampir 3 tahun ini Indonesia tidak mengimpor beras. Meski demikian, dia tak menampik memang ada nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dengan Thailand dan Vietnam terkait beras.
Namun, Jokowi menegaskan, hal itu semata untuk berjaga-jaga mengingat situasi pandemi Covid-19 masih belum bisa diprediksi.

“Saya tegaskan memang ada MoU dengan Thailand dan Vietnam itu hanya untuk berjaga-jaga mengingat situasi pandemi yang penuh dengan ketidakpastian,” kata dia.

Baca:

Sementara itu, Dinas Pertanian Provinsi Banten memperkirakan panen raya akan berlangsung pada bulan Maret sampai April 2021 dengan potensi panen padi total seluas 109.597 hektare di sejumlah daerah.

Panen raya padi tersebut rata-rata produktivitas sebesar 5,05 ton per hektare yang akan memberikan potensi produksi pada periode tersebut sebesar 553.464 ton gabah kering giling (GKG).

“Diketahui masa panen sudah berlangsung sejak awal Maret 2021 ini dengan luas panen 75.154 hektare, kemudian berlanjut pada bulan April 2021 seluas 34.443 hektare,” kata Agus Tauchid, Kepala Dinas Pertanian Banten.

Luasan sawah yang akan panen tersebut panen masing-masing kabupaten antara lain di Kabupaten Pandeglang, pada Maret potensinya seluas 17.735 hektare dan pada April 2021 potensi panen raya seluas 9.647 hektare.

Kemudian di Kabupaten Lebak pada Maret seluas 17.698 hektare dan April 2.905 hektare, Kabupaten Tangerang Maret seluas 14.241 hektare dan April 7.829 hektare, Kabupaten Serang potensi Maret seluas 20.919 hektare dan April seluas 11.552 hektare.

Potensi di Kota Tangerang pada Maret seluas 17 hektare dan pada April 5 hektare, di Kota Cilegon potensi Maret 174 hektare dan April seluas 380 hektare, Kota Serang memiliki potensi panen sawah pada Maret 4.370 hektare dan pada April seluas 2.125 hektare.

Sehingga total potensi panen padi di beberapa daerah tersebut pada Maret 2021 seluas 75.154 hektare dan pada April seluas 34.443 hektare. (IN Rosyadi)

Berita Terkait