Keluarga Korban Tsunami Tetap Tuntut Pengembali Uang Palak dan Permintaan Maaf RSDP Serang

Keluarga korban tsunami Selat Sunda yang terkena “palak” saat mengambil jenazah merasa heran dengan permintaan maaf yang datang dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Entus Mahmud. Permintaan maaf itu seharusnya datang dari Direktur Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang atau manajemennya. Perwakilan Paguyuban PPTSB wilayah Banten, Badiamin Sinaga meminta Kepada aparat Kepolisian terus mengembangkan Kasus Pungli RSUD Serang. “Kami sebagai kerabat keluarga korban siap memberi keterangan dan mungkin bukti yang kami punya selain kwitansi bisa buat bukti tambahan kepolisian. 6 kwutansi yang kami punya 5 kwitansi asli,1 fotokopian…

Baca Selanjutnya

RSDP Serang Diminta Segera Kembalikan Uang “Palak” Korban Tsunami di Banten

Keluarga korban tsunami Selat Sunda yang “dipalak” oknum Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) meminta agar manajemen rumah sakit segera mengembalikan uang tersebut kepada keluarga korban. Pasalnya, ada di antaranya menggunakan pinjaman untuk menebus jenazah korban tsunami tersebut. Badiamin Sinaga, keluarga korban Tsunami yang mengambil enam jenazah di RSDP Kabupaten Serang dan “dipalak” sebesar Rp800.000 hingga Rp3,9 juta per jenazah. “Uang itu dapat pinjam pak. Jumlah lumayan besar buat kami untuk mengurus enam jenazah. Kami ini sudah jatuh, tertimpa tangga. Orang yang sedang berduka karena terkena badai tsunami malah dimintai…

Baca Selanjutnya

Tiga Pemalak Keluarga Korban Tsunami di RSDP Serang Ditetapkan Jadi Tersangka

Kepolisian Daerah (Polda) Banten menetapkan tiga tersangka kasus pungutan liar (Pungli) yang menimpa korban tsunami Selat Sunda saat mengambil jenazah. Ketiga tersangka itu Fa, aparatur sipil negara (ASN) di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang, I dan D yang keduanya pegawai perusahaan yang kontrak kerja dengan manajemen RSUD. “Kami sudah memeriksa lima saksi, mengumpulkan dokumen, termasuk kuitansi tidak resmi yang dibuat oknum ASN itu dan bukti-bukti lainnya. Setidaknya, kami memiliki dua alat bukti yang cukup kuat untuk meningkatkan kasus dari penyelidikan menjadi penyidikan dan menetapkan tersangka,” kata AKBP Dadang…

Baca Selanjutnya

Gubernur Banten Tetapkan Tanggap Darurat Tsunami Hingga 9 Januari 2019

Gubernur Banten, Wahidin Halim menetapkan tanggap darurat penanganan bencana tsunami Selat Sunda di Wilayah Provinsi Banten mulai dari 27 Desember 2018 sampai dengan tanggal 9 Januari 2019. Siaran pers Diskominfo Banten yang diterima MediaBanten.Com, Jumat (28/12/2018) menyebutkan, penetapan tersebut termaktub dalam Keputusan Gubernur Nomor 366/Kep.350-Huk/2018 tentang penetapan status tanggap darurat penanganan bencana tsunami Selat Sunda di Wilayah Provinsi Banten. Keputusan tersebut berdasarkan kepada Keputusan Bupati Pandeglang Nomor 362/Kep.425/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tsunami di Kabupaten Pandeglang dan Keputusan Bupati Serang Nomor 360/Kep.504-Huk/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat…

Baca Selanjutnya

Hubungi Call Center Polda Banten, 8 Jenazah Korban Tsunami Belum Teridentifikasi

Polda Banten mencatat 244 jenazah korban tsunami Selat Sunda untuk wilayah Banten. Dari jumlah itu, Tim Disater Victim Identification (DVI) Polri dan Bidang Dokkes Polda Banten telah mengidenfikasi 235 jenazah korban tsunami. Sisanya, 8 jenazah belum teridentifikasi, namun berhasil mengumpulkan ciri-ciri khusus pada tubuh korban. “Untuk pihak keluarga serta masyarakat di seluruh Indonesia dapat menghubungi Call Center Bidhumas Polda Banten, dengan nomor 087880052760, 085211672708 dan 0852 1167 2721,” kata AKBP Edy Suamrdi P, Kabidhumas Polda Banten di Posko Media Center yang berlokasi di Hotel Wira Carita, Jumat (28/12/2018). Kabiddokes Polda…

Baca Selanjutnya

Polda Banten Rilis Ciri-ciri Jenazah Korban Tsunami Belum Teridentifikasi

Kepolisian Daerah (Polda) Banten merilis jenazah korban tsunami yang belum teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri yang berada di RSUD Berkah Pandeglang. Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Kabidhumas AKBP Edy Sumardi menyebutkan bahwa ciri-ciri jenazah yang dilakukan DVI Polri sebagai berikut : 1. DVI / SMR / 0111 Laki-laki perkiraan usian 20-30 tahun. Ciri khusus : pada pipi kiri di bawah sudut mata terdapat tahi lalat berbentuk bulat warna hitam 0,1×0,1 cm, di atas bibir sisi kanan di atas sudut bibir terdapat tahi lalat 0,1×0,1…

Baca Selanjutnya

Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga, Debu Vulkanik Mulai Dirasakan Warga Banten

Debu vulkanik yang diduga berasal dari letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dirasakan masyarakat di Kota Cilegon, sebagian Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan sebagian Kota Serang. Namun belum ada keterangan resmi soal hubungannya debu vulkanik dengan naikannya status Gunung Anak Krakatau dari Level II (waspada) menjadi Level III (Siaga). Kenaikan status siaga itu disebabkan intensitas letusan gunung itu semakin tinggi. Kenaikan status Gunung Anak Krakatau dari waspada menjadi siaga itu dipastikan Antonius Ratdomopurbo atau dikenal Purbo, Sekretaris Badan Geologi Kementrian ESDM dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis pagi (27/12/2018).…

Baca Selanjutnya

IPW: Polisi Diminta Segera Usut Pungli Korban Tsunami di RSUD Serang

Polisi dari Mabes Polri dan Polda Banten diminta menurunkan timnya untuk mengusut tuntas dugaan pungutan liar yang dilakukan oknum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Drajat Prawiranegara atau lebih dikenal RSUD Kabupaten Serang kepada keluarga korban tsunami Selat Sunda. Pungli itu besarannya antara Rp900.000 hingga Rp3,9 juta per jenazah. Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) dalam siaran pers yang diterima MediaBanten.Com, Kamis (27/12/2018) mengatakan, kepolisian tidak boleh membiarkan aksi pungli ini terjadi. Jika Polri dan Polda Banten tidak mengusut kasus ini, sama artinya kepolisian membiarkan keluarga korban…

Baca Selanjutnya

Keterlaluan, Keluarga Korban Tsunami “Dipalak” Jutaan Rupiah Oknum RSUD Serang

Keterlaluan. Korban tsunami Selat Sunda “dipalak” saat hendak mengambil jenazah korban tsunami di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drajat Prawiranegara atau dikenal dengan nama RSUD Kabupaten Serang sebesar Rp1 juta hingga Rp3,9 juta. Alasannya, untuk formalin, perawatan jenazah dan mobil ambulans. Seperti dilansir Merdeka.Com, Rabu (26/12/2018), pungutan biaya itu terjadi pada Badiamin Sinaga, kerabat korban tsunami yang beralamat di Jakartam, disodorkan kwitansi yang dikeluarkan bagian Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD Serang untuk melakukan pembayaran dengan rincian biaya pemulasaraan jenazah, formalin dan mobil jenazah. Badiamin Sinaga perwakilan keluarga dari tiga…

Baca Selanjutnya

Dipungut Rp2,7 Juta Per Sekolah, Dindikbud Banten Sesalkan Workshop BOS dan RKA di Tangerang

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menyayangkan acara Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang digelar Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Tangerang dengan Media Madani Printing di Hotel Istanan Nelayan, tanggal 13 Desember 2018. Peserta workshop dipungut biaya Rp2,7 juta per sekolah. “Kami dari PEP Dindikbud Banten yang punya kewenangan soal perencanaan dan evaluasi tidak pernah merasa diundang ataupun diberitahu tentang acara tersebut,” kata Rizal S Djafar, Kasubag PEP Dindikbud Banten yang dihubungi MediaBanten.Com, Rabu (26/12/2018). Rizal mengatakan, organisais Musyawarah…

Baca Selanjutnya

Korban Tsunami Banten: 238 Orang Masih Belum Ditemukan dan 302 Meninggal Dunia

Hingga Selasa (25/12/2018), jumlah korban tsunami di Banten yang meninggal mencapai 302 orang dan 238 orang hilang dan masih dilakukan pencarian. Demikian data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten yang diterima MediaBanten.Com, Selasa pukul 14.00 WIB. Data lainnya adalah jumlah korban tsunami yang luka-luka tercatat 718 orang dan warga yang mengungsi berjumlah 14.791 orang. Rumah dan bangunan yang rusak juga tercatat 586 unit, 69 unit mobil atau kendaraan roda empat, 38 unit sepeda motor atau roda dua dan 9 hotel. Sementara itu, siaran pers Diskominfo Banten menyebutkan, proses penanganan…

Baca Selanjutnya