Di Hari Tuanya, Penyanyi Sinead O’Connor Masuk Islam

Penyanyi Irlandia, Sinead O’Connor telah mengungkapkan dia telah meninggalkan Katolik dan masuk Islam, mengambil nama baru “Shuhada ‘Davitt”. O’Connor, yang tahun lalu mengubah nama resminya menjadi Magda Davitt, mengatakan bahwa dia telah meninggalkan Gereja Katolik untuk mengirim pesan kepada penggemar di Twitter.

Penyanyi berusia 51 tahun itu sebelumnya ditahbiskan seorang imam oleh sekte Katolik yang memisahkan diri, Gereja Ortodoks Katolik dan Apostolik Irlandia, pada akhir 1990-an. Namun dalam serangkaian tweet baru-baru ini, The Dubliner mengungkapkan dia telah menukar kerah ulama untuk jilbab dan menjadi seorang Muslim.

“Ini adalah kesimpulan alami dari perjalanan para teolog yang pandai. Semua penelaahan tulisan suci mengarah pada Islam. Yang membuat semua tulisan suci lainnya menjadi berlebihan. Aku akan diberi (yang lain) nama baru. Itu akan menjadi Shuhada,” kata Sinead O’Connor seperti dikutip MediaBanten.Com dari irishpost.com, Jumat (26/10/2018).

Musisi, yang menjalani perawatan kesehatan mental intensif di AS tahun lalu dengan bantuan Dr Phil, melanjutkan untuk memposting video dirinya menyanyikan Adzan – panggilan Islami untuk melaksanakan solat.

Baca: Kapolda Banten: Masyarakat Jangan Terpancing Insiden Pembakaran Bendera HTI

“Ini upaya pertama saya menyanyikan lagu Azan,” tulisnya. “Saya mendapat beberapa pernyataan, salah karena emosi membawa saya dari halaman saya … tetapi akan ada ratusan orang lain di atas panggung untuk datang”.

Dalam tweet lain, dia menambahkan: “Maafkan semua kesalahan dalam Azan saya …. Upaya pertama. Ketika saya berlatih 30 kali saya akan membuat dunia berhenti berputar”. O’Connor juga mengungkapkan dia telah menerima Hijab pertamanya dengan bantuan seorang teman di Dublin.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Daily Mail awal pekan ini, O’Connor – diidentifikasi dengan nama ‘mantan’ – mengungkapkan dia berkolaborasi dengan Ronnie Wood dari Rolling Stones, aktor Irlandia Cillian Murphy, Pink Floyd Nick Mason dan penyanyi Imelda May untuk sebuah EP baru.

‘One More Yard’ akan memberi penghormatan kepada seorang prajurit muda Perang Dunia Pertama Irlandia, Michael Thomas Wall, dan menggunakan kata-kata dari 90 surat yang ia tulis di rumah selama konflik. Semua hasil yang diperoleh dari penjualan EP akan diberikan kepada badan amal kanker. (irishpost.com / IN Rosyadi)

Next Post

Ulama dan MUI Se-Banten: Bendera Yang Dibakar di Garut Itu Bendera HTI

Jum Okt 26 , 2018
Puluhan ulama pengasuh pondok pesantren serta para Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Banten menyatakan sikap, bendera yang dibakar dalam insiden di Kabupaten Garut merupakan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) organisasi yang telah dilarang di negeri ini. “Kami menyatakan sikap bahwa bendera yang dibakar adalah bendera HTI. Mereka (HTI) bisa saja mengelak, […]
Foto: Google