Dinilai Normatif, Pembacaan Hasil Reses Anggota DPRD Banten

anggota dprd banten bersidang

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai pembacaan hasil reses Persidangan pertama tahun 2019-2020 terkesan normatif. Pasalnya, tidak ada hal-hal yang krusial dalam pembacaan tersebut.

“Hanya pembacaan normatif, dan tidak masuk pada poin-poin yang telah dilakukan anggota DPRD,” ucap Umar saat interupsi kepada pimpinan Sidang, di Gedung DPRD Banten, Curug, Kota Serang, Provinsi Banten, Kamis, (5/12/2019).

Umar yang merupakan Anggota Dewan Banten Daerah Pemilihan Kabupaten Serang merasa kecewa atas pembacaan itu, pasalnya, keluhan dan aspirasi yang ia serap tidak ada yang tersampaikan.

Baca:

“Mengenai pelaporan hasil reses Persidangan kesatu yang udah disampaikan tadi, saya tidak melihat, mendengar poin-poin yang krusial,” tegasnya

Yang menarik, Umar mempertanyakan masukan-masukan hasil reses yang dibacakan. “Jadi saya melihat bahwa pembacaan hasil reses Persidangan kesatu masukan-masukan dari siapa,” tanyanya

Umar meminta, sebelum dibacakan laporan hasil reses, sebaiknya ada konsultasi terlebih dahulu kepada Anggota DPRD masing-masing Daerah Pemilihannya. (Menyenaw)

Berita Terkait