Parlemen

DPRD Kab Tangerang Minta Ambil Paksa PSU Mutiara Garuda

DPRD Kabupaten Tangerang meminta Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DPPP) mengambil paksa PSU atau fasilitas umum fan sosial (Fasumsos) di Kompleks Mutiara Garuda yang dibangun PT Indo Global Adiya Pratama di Kampung Melayu Timur, Kabupaten Tangerang.

Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang menilai,PT. Indo Global tidak berniat baik untuk menyerahkan PSU ke Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab).

Hal itu diungkap Anggota Komisi IV DPRD, Jayusman baik saat gelaran Rapat dengar pendapat (RDP) ke- VI soal Penyerahan PSU Komplek Mutiara Garuda, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga di Gedung DPRD Puspemkab Tigaraksa, Kamis (28/10/2021).

“Kalau sampai 2 minggu ke depan (11 November) Pengembang belum menyerahkan, maka kami akan atur untuk pengambilan sepihak,” ungkap Pimpinan RDP, Anggota komisi IV DPRD, Jayusman.

Kepala DPPP Kab Tangerang, Iwan Firmansyah mengaku sangat berani untuk melakukan tindakan pengambilan PSU secara sepihak dari pengembang.

Dia mengaku sudah pernah melakukannya 2 kali kepada para Pengembang di Kabupaten Tangerang yang ‘membandel’ soal penyerahan PSU ke Pemkab. Selain itu, pengambilan PSU sebelumnya yang secara sepihak juga, Iwan umumkan di media masa.

“Saya sangat berani (mengambil PSU dari pengembang yang tidak menyerahkan sesuai ketentuan Hukum),” tutur Kadis (DPPP), Iwan Firmansyah, saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut Iwan, mengambil PSU dari Pengembang Komplek Mutiara Garuda, PT. Indo Global Adiya Pratama, seperti main kucing- kucingan. Hal itu, tercerminkan saat diberi peringatan, Pengembang langsung menghadap dan berjanji akan menyerahkan.

Namun, beberapa saat setelah menghadap DPPP Pengembang terkadang juga tiba-tiba menghilang.

“Cuma kan ketika Pengembang kami undang dan hadir, artinya punya itikad baik itu kan,” ujarnya.

Perwakilan dari PT. Indo Global, Prima Napipulu mengatakan, belum dapat memutuskan apapun dan akan menyampaikan hasil RDP ini kepada Pimpinananya Ali Kusno.

Saat ditanya Wartawan soal ketidakhadiran pimpinanannya selama RDP. Prima mengatakan, pimpinannya sedang sibuk sehingga harus mengutus dia, Prima Napipilu, Hadi Atmaja dan Adi di RDP ini.

“Banyak kegiatanlah Beliau (Ali Kusno) ya Pak,” tandasnya. (Reporter: Iqbal Kurnia / Editor: Iman NR)

Iqbal Kurnia

Back to top button