Dua Mahasiswa Unma Jadi Korban Tabrak Lari

korban tabrak lari

Dua mahasiswa Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten jurusan Ilmu Komunikasi, Rojai dan Handi Nugraha asal warga Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak menjadi korban tabrak lari di jalan Raya Menes, Kabupaten Pandeglang. Senin, (21/10/2019). Pengemudi mobil diduga kabur setelah menabrak dua mahasiswa tersebut.

Abidin yang merupakan temen dari dua korban mahasiswa tabrak lari tersebut menjelaskan kronologis kejadian tabrak lari tersebut. Menurutnya, sebelum kejadian Abidin bersama Fajar mengendarai satu motor. Sedangkan Roja’i dan Handi Nugraha satu motor yang menjadi korban tabrak lari.

“Kami pulang dari kampus Unma, bermaksud untuk pulang berempat. Namun saat di perjalanan tiba-tiba rekan kami (Roja’i/Handi) menjadi korban tabrak lari di Menes, mobilnya yang nabrak langsung kabur,” jelas Abidin.

Baca:

Menurutnya, dalam peristiwa itu, dirinya hanya mengenali warna dan jenis merek mobil karena pengemudi mobil tersebut langsung melarikan diri setelah menabrak temannya itu.

“Ciri-ciri mobilnya warna putih, kalau tidak salah merek mobilnya Agya apa Ayla gitu. Karena langsung kabur tidak sempat mengenali nomor polisinya. Tapi warga sekitar menduga mobil tersebut tidak jauh dari wilayah Menes” ujarnya.

Selain itu, menurut Abidin pihak kepolisian wilayah Polsek Menes sudah memburu mobil yang melarikan diri setalah menabrak temennya tersebut. “Tadi ada polisi kita sudah lapor. Saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian,” ungkapnya. Abidin menambahkan.

“Dua orang teman kami saat ini sedang dirawat di Puskesmas Menes, Roja’i lumayan parah kena kepalanya dan tengah ditangani pihak Puskesmas,” tambahnya.

Namun hingga berita ini ditulis, wartawan belum memperoleh informasi dari pihak Polsek Menes Kabupaten Pandeglang. (Ersya Augusta Golda)

Ersya Agusta Golda

Jurnalis at MediaBanten.Com
Bergabung dengan MediaBanten.Com sejak 2018 dan sering mengirimkan karya jurnalistik yang unik. Karyanya lebih sering berkaitan dengan wilayah yang berada jauh dari Ibukota Provinsi Banten, lebih tepatnya di sebelah selatan Banten. Karena itu, karya jurnalistik yang khas daerah tersebut.
Ersya Agusta Golda

Berita Terkait