News

Era Digital, Gen Z Dituntut Harus Kritis dan Kreatif

Di era digital yang begitu pesat, para generasi muda dituntut untuk memiliki kemampuan dan agile atau gesit dan lincah serta adaptive dalam menghadapi zaman digital.

Demikian dikatakan Deputi Kepala Perwakilan BI Banten Hario Kartiko Pamungkas, saat kegiatan Creative Edutalk: Building Leadership & Competitiveness Toward The Digital Mindset di Ballroom Surosowan lantai 4 kantor BI Banten, Jumat, (8/12/2023).

“Generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif,” ujar Hario.

Oleh karena itu, KPwBI Banten berupaya untuk membekali para generasi muda di Provinsi Banten dengan wawasan dan keterampilan yang dibutuhkan di era tersebut.

“Kegiatan Creative Edutalk ini mengajak para generasi muda di Provinsi Banten untuk membangun kapabilitas dan melatih softskill guna mendukung kemampuan di era digital,” jelasnya.

Pada kegiatan ini, KPwBI Banten menghadirkan Febriandi Rahmatullah, Director Astra Digital, sebagai narasumber.

Febriandi merupakan putra daerah Banten yang memiliki pengalaman belajar ke berbagai negara, bahkan pernah bekerja di Vodavone.

“Kami menghadirkan narasumber terkait digitalisasi yang memiliki pengalaman luar biasa. Semoga acara ini banyak menambah wawasan dan kemampuan terkait digitalisasi kepada para Gen BI Banten,” ujar Hario.

Dalam materinya, Febriandi menyampaikan, di era digital, para generasi muda dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.

Selain itu, para generasi muda juga harus memiliki kemampuan untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan berkolaborasi.

“Kemampuan-kemampuan tersebut sangat penting untuk menghadapi tantangan di era digital,” ujar Febriandi.

Febriandi memberikan tips kepada para generasi muda untuk sukses di era digital. Menurutnya generasi muda harus belajar dan beradaptasi dengan perubahan.

“Kembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.Berlatih bekerja sama, berkomunikasi, dan berkolaboras,” pungkasnya.

Aden Hasanudin / Editor : Abdul Hadi

Aden Hasanudin

Back to top button