Kapolres Pandeglang Ajak Wartawan Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Kapolres Pandeglang AKBP Sony Harsono mengajak wartawan memperkuat sinergi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi antara polisi dan media dinilai penting untuk mendukung terciptanya situasi yang aman sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sony dalam kegiatan Forum Silaturahmi Polres Pandeglang bersama wartawan. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi positif insan pers dalam mendukung tugas kepolisian di Kabupaten Pandeglang.
Menurut Sony, keamanan merupakan salah satu faktor penting bagi keberlangsungan aktivitas ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ketika aman, ekonomi bergerak, masyarakat sejahtera,” ujarnya.
Ia mengatakan, masyarakat memiliki spektrum kepentingan dan kebutuhan yang luas. Karena itu, kepolisian membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk wartawan, untuk memperoleh informasi sekaligus memahami persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Sony berharap hubungan antara kepolisian dan media tidak hanya terjalin melalui pemberitaan, tetapi juga melalui pertukaran informasi, saran, dan masukan yang konstruktif.
Ia menegaskan, kritik dari wartawan tetap diperlukan selama berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurut dia, kritik dan masukan merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperbaiki pelaksanaan tugas kepolisian.
Sony juga menekankan pentingnya memperoleh informasi akurat dari sumber pertama. Informasi yang terverifikasi dinilai dapat membantu kepolisian mengambil langkah yang tepat sekaligus meminimalkan potensi kesalahpahaman.
Wartawan senior Agus Sandjadirdja menilai sinergi antara Polres Pandeglang dan insan pers selama ini telah terjalin dengan baik. Hubungan tersebut, menurut dia, perlu dipertahankan dan diperkuat untuk mendukung kemajuan bersama.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan kerja sama antara kepolisian dan media. Keterbukaan informasi dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara tepat.
Sementara itu, anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pandeglang, Nana Amdan, mengapresiasi pelaksanaan forum silaturahmi tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus membahas isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
Nana juga menyoroti program Quick Wins Kapolri, khususnya sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026.
Menurut dia, sosialisasi KUHP baru penting dilakukan agar masyarakat memahami ketentuan hukum yang berlaku. Dalam hal ini, media dapat berperan membantu memperluas jangkauan informasi kepada publik.
“Sosialisasi ini penting agar masyarakat semakin paham. Tentunya sosialisasi bekerja sama dengan media agar jangkauannya lebih luas,” katanya.
Ia berharap kepolisian dapat terus membangun kolaborasi dengan insan pers dalam menyampaikan informasi hukum secara jelas dan mudah dipahami masyarakat. (Nana Amdan)









