Kontributor Televisi Swasta Diduga Terlibat “Menghilangnya” Setnov

Foto: Istimewa

Seorang kontributor stasiun televisi swasta diduga terlibat dalam “menghilangnya” Setya Novanto, tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP EL) yang berakhir dengan peristiwa kecelakaan menabrak tiang listrik. Kontributor statsiun Metro TV itu bernama HM.

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) mengalami kecelakan di kawasan Jakarta Selatan, pada Kamis (16/11) malam. Kecelakaan tersebut dialami Setnov saat dalam perjalanan menuju kantor berita Metro TV.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan, sopir yang mengendarai mobil dalam kecelakaan tunggal di Jalan Permata Hijau, Jakarta Barat, HM.  “Makanya kita kenakan Undang-Undang lalu lintas ya spesialis ini di pasal 283, kemudian juncto pasal 310 ancaman tiga bulan. Namanya sampean ditilang, tersangka bukan?” jelas Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/11).

HM dinilai lalai dalam mengendarai mobil dan menyebabkan kecelakaan. Kepolisian tidak menyelidiki berdasarkan wawancara live by phone, melainkan dari sisi kecelakaannya. Saat diperiksa, HM mengatakan sedang memberikan handphone ke Setnov karena akan live di acara Prime Time Metro TV. Namun, tiba-tiba saja mobil oleng ke kanan menyerempet pohon dan menabrak tiang listrik.

Baca: Presiden RI Minta Setnov Ikuti Proses Hukum

“Tadi saya sampaikan out of control. Karena kan ada got besar. Tapi ini sesuai dengan keterangan saksi seperti itu yang kami sampaikan. Jangan punya prasangka sendiri. Kita gunakan olah TKP seilmiah yang kita punya,” jelas Argo. Namun hingga saat ini, kepolisian belum bisa memberikan kesimpulan apakah kejadian di Jakarta Barat itu murni kecelakaan. Dan Hilman saat ini masih berada di kantor Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, kecelakaan tunggal dialami oleh mobil Setya Novanto saat hendak menuju kantor KPK, yang terjadi di Jalan Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/11) pukul 18.35 WIB. Namun, kondisi tiang listrik yang ditabrak mobil itu, masih berdiri tegak. Setnov bersama dengan ajudan dan sopirnya dibawa ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Kondisi terkini disebutkan, Setnov dalam keadaan luka yang ada di bagian kepala dan lengannya.

Kecelakaan terjadi di depan rumah Surya Paloh, dan pada saat kejadian ada sebuah mobil sedan hitam yang datang menolong Setnov. Kemudian, mobil Setnov yang ringsek dibawa ke Pancoran dengan mobil derek pada pukul 20.00 WIB.

Pemimpin Redaksi Metro TV, Don Bosco Selamun membenarkan perihal rencana kedatangan Ketua DPR RI itu ke kantornya. Kedatangannya, menurut Bosco untuk keperluan wawancara eksklusif bareng Setnov dalam program Primetime News Metro TV.

Baca: Tagar #Save TiangListrik Viral di Medsos, Sindir Kecelakaan Setnov

Seperti diketahui terang Bosco, pada Kamis (16/11) itu tidak ada satupun yang mengetahui keberadaan Setnov setelah ketua DPR itu menghilang dari upaya penjemputan paksa oleh KPK. Sehingga, pihaknya mengeluarkan beberapa tim untuk mencari tahu keberadaan Setnov dan berupaya untuk mendapatkan wawancara eksklusif dengan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

“Bagian peliputan Metro TV mengeluarkan penugasan kepada beberapa tim reporter/kontributor untuk menemukan dan berupaya keras mendapatkan wawancara eksklusif bersama Ketua DPR Setya Novanto,” ujar Bosco melalui siaran persnya di Jakarta, Jumat (17/11).

HM, terang Basco, merupakan kontributor Metro TV yang berhasil menghubungi Setnov untuk bernegosiasi dan mendapatkan wawancara eksklusif. Selanjutnya Hilman berencana membawa Setnov ke Studio Metro TV.

Namun sayang, dalam perjalanan menuju studio Metro TV peristiwa kecelakaan itu terjadi. Saat ini, sambung Basco, tengah melakukan penelusuran apakah dalam menjalankan tugas kontributornya melakukan pelanggaran kode etik jurnalistik atau tidak.

“Hingga kini, kami masih menelusuri apakah kontributor Metro TV Hilman Mattauch dalam menjalankan tugas jurnalistik terkait wawancara eksklusif Setya Novanto pada Kamis, tanggal 16 November 2017 melanggar kode etik jurnalistik dan code of conduct Metro TV,” ujar Bosco.

Jika terbukti terjadinya pelanggaran tersebut, Bosco memastikan bahwa Metro TV tidak mentolerir dan akan menindak tegas Hilman. Untuk diketahui, sebelumnya Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menerangkan jika pengemudi atas nama HM mengaku tidak konsentrasi pada saat membawa Setnov. Akibat tidak konsentrasi saat mengemudi, mobil Fortuner bernomor polisi B 1732 ZLO menabrak trotoar dan tiang listrik. (Berbagai sumber / IN Rosyadi)

Berita Terkait