KPCPEN dan Kominfo Gelar Virtual Show Musik dan Seni Tradiosional

Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kominfo menggelar pertunjukan virtual musik dan kesenian tradisional sebanyak 30 kali dalam waktu tiga bulan ke depan.

“Khusus bulan Ramadan, pertunjukan musik secara virtual digelar di Provinsi Banten, Jumat (16/4/2021) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Pertunjukan musik virtual ini menghadirkan penyanyi penyanyi Ravil, Teacoustic Band, Sigit Base Jam. Pagelaran dipandu oleh pembawa acara Opie Kumis dan Rudi Sipit.” demikian dalam rilis Lapak Musik Indonesia (LMI) yang diterima MediaBanten.Com, Minggu (18/4/2021).

Pertunjukan ini juga menyuguhkan talkshow bersama narasumber yang membahas tema seputar Covid 19 dan Vaksin oleh Dr Alghufron dan Dr Hj Liza Puspadewi (Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang). Tema UMKM / pemulihan ekonomi nasional. Narasumber Drs Yudi Wahyudi (Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang) dan Yunita Virdianti (Kepala Seksi Pengembangan Kemitraan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kota Tangerang.

Acara ini ditayangkan di kanal Youtube Kemkominfo TV, kanal Youtube Lawan Covid, Youtube Opie Kumis17, Youtube Sigit Wardana, Youtube Ravil Ravv dan chanel Lapak Musik TV.

Baca:

Talk Show yang digelar KPCPEN dan Kominfo. Foto: Lapak Musik Indonesia – LMI

Berbagai kebijakan pemerintah dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi sudah disiapkan dan tengah dijalankan. Upaya percepatan penyediaan vaksin terus diupayakan sebagai bagian dari prioritas Indonesia Sehat.

Kegiatan ini demi membangun pemahaman, kepercayaan dan partisipasi masyarakat terhadap kebijakan, program, dan dampaknya. Ini membutuhkan komunikasi terpadu dan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan masif, faktual, kredibel dan mudah dipahami.

Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah seri Pertunjukkan Virtual Kesenian Tradisional, dimana melalui kanal ini komunikasi bisa disampaikan kepada sasaran tertentu, untuk memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat disertai dengan pemahaman yang baik bagi pesertanya.

Sesuai dengan strategi komunikasi besar, Pertunjukkan Virtual Kesenian Tradisional akan diadakan dengan sasaran komunitas-komunitas kesenian dari berbagai daerah. Misalnya Komunitas Wayang Kulit, Komunitas Ketroprak,Komunitas Lenong,Komunitas Kesenian Tari, Komunitas Kesenian Musik, live Musik dan lain-lain.

Untuk mencapai sasaran secara massif dan efektif, Pertunjukkan Virtual Kesenian Tradisional akan diadakan sebanyak 30 kali selama tiga bulan yang akan diatur penyebaran dan pembagiannya ke dalam beberapa komunitas atau daerah.

Ini bertujuan penyebaran pesan lebih optimal. Secara keseluruhan Pertunjukkan Virtual Kesenian Tradisional akan diadakan sebanyak 30 kali secara berkelanjutan dan melibatkan serta bekerja sama dengan para pelaku seni serta komunitas seni di Indonesia. (Rilis LMI – Lapak Musik Indonesia)


Apakah Artikel Ini Bermanfaat? Silakan Berikan DONASI ANDA. Klik Tombol Di Bawah Ini.
donate button

Berita Terkait