Mayat Penuh Luka Ditemukan Tak Jauh Dari Alun-alun Serang

mayat alun-alun kota serang

Sosok mayat pria penuh luka pada bagian kepala ditemukan warga di bawah jembatan Sungai Cibanten, tak jauh dari Alun-alun Kota Serang, Jumat (12/7/2019). Mayat pria tanpa identitas ini ditemukan tersangkut di bebatuan. Untuk mengetahui penyebab kematian, jasad korban dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara Kota Serang.

Kanit Reskrim Polsek Serang Ipda Juandi mengatakan mayat pria tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak memancing ikan di seputaran Sungai Cibanten sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi yang datang ke lokasi tidak menemukan identitas dan hanya menemukan ponsel di saku celana korban

“Ada dua pemancing melihat sesosok mayat. Lalu memberi informasi kepada warga bahwa ada mayat. Setelah itu warga melapor ke Polsek,” kata dia.

Mayat pria kurang lebih berumur 35-40 tahun itu langsung dibawa polisi ke Rumah Sakit dr Drajat Prawirangara untuk dilakukan autopsi. Polisi juga belum bisa memastikan penyebab kematiannya.

Baca:

“Laki- laki kurang lebih 35-40 tahun dugaan sementara sedang kita selidik sementara kita dibawa ke forensik RSDP Serang untuk diautopsi,” katanya.

Berdasarkan keterangan Eka, 27, salah satu saksi mengatakan, mayat tersebut diduga merupakan korban pembunuhan dan penganiayaan karena berdasarkan pengecekan ponsel milik korban oleh warga ada percakapan dalam pesan singkat berisi ajakan berkelahi kepada nomor yang tidak dikenal.

“Awalnya ditemukan sama orang yang mau mancing. Ngasih tahu ke warga pas dicek benar ada mayat. Gak ada identitas cuma HP doang. Pas dicek pemancing, HP-nya Isi SMS ada tulisan ribut ngajak ketemuan,” kata Eka saat ditemui di lokasi kejadian. (yono)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait