Pemkab Pandeglang Salurkan 211.000 Liter Air Bersih di 33 Desa Terdampak Kekeringan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Banten telah menyalurkan bantuan 211.000 liter air bersih kepada warga di 33 desa tersebar di 13 kecamatan yang terdampak kekeringan pada musim kemarau.
”Kami mendistribusikan air bersih sampai hari ini dengan total 211.000 liter kepada penerima manfaat 4.708 kepala keluarga atau 16.615 jiwa,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu.
Penyaluran air bersih kepada masyarakat penerima manfaat sejak dua pekan terakhir akibat dampak kekeringan di 33 desa tersebar di 13 kecamatan.
Penyebab krisis air bersih di wilayah itu, kata dia , selain belum tersentuh jaringan Perumdam Tirta Berkah Pandeglang juga sumber air telah mengering pada sumur bawah tanah juga jetpump, termasuk air permukaan .
Oleh karena itu, BPBD PK Pandeglang setiap hari menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
”Kami juga berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan agar penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran,” katanya menjelaskan.
Lilis mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar melaporkan melalui pemerintah desa maupun kecamatan setempat.
Laporan tersebut diteruskan kepada BPBD PK Pandeglang untuk ditindaklanjuti, sehingga proses penyaluran air bersih bisa direalisasikan.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang, hingga kini bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai 211.000 liter dengan penerima manfaat 4.708 KK atau 16.615 jiwa tersebar di 33 desa di 13 kecamatan di antaranya Kecamatan Angsana, Cikeusik, Karangtanjung, Cadasari, Koroncong, Patia, Picung, Sindangresmi, Sukaresmi, Munjul, Cigeulis, Panimbang, dan Majasari
”Kami minta masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih segera melapor melalui desa atau kecamatan setempat dan dilanjutkan ke BPBD PK agar dapat direalisasikan pasokan air bersih,” katanya
Sementara warga Angsana Kabupaten Pandeglang Mulyati (40) mengaku masyarakat yang menerima pendistribusian air bersih dari BPBD PK cukup terbantu untuk keperluan MCK selama tiga hari ke depan.
“Pasokan air bersih yang diterima itu cukup tiga hari ke depan untuk MCK,” kata Mulyati warga Angsana Kabupaten Pandeglang. (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)










