Pemprov Banten Targetkan 6 Persen Koperasi Layak Bank

wagub banten soal koperasi layak bank

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan 6 persen koperasi yang layak bank atau bankable dan pelatihan SDM koperasi. Target ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022.

“Pemerintah Provinsi Banten senantiasa mendorong sinergi positif antara upaya yang dilakukan oleh Gerakan Koperasi dan Pemerintah Daerah, sehingga Koperasi mampu meningkatkan 5 perannya dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” kata Andika Hazrumy, Wakil Gubernur Barnten saat meresmikan unit toko bangunan ke-4 dan minmarket ke-3 Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (BMI) di Wilantaka, Kota Serang, Serang (14/10/2019).

Andika meyakini program pemberdayaan UMKM seperti yang dilakukan BMI itu jika dilakukan secara berkesinambungan akan berkontribusi menurunkan pengangguran. Mengutip data keadaan ketenagakerjaan BPS Provinsi Banten pada Februari tahun 2019, Andika mengatakan, jumlah angkatan kerja Provinsi Banten pada Februari 2019 berjumlah 6,142 juta orang dengan tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 7,58%.

Baca:

Memberikan Solusi

“Karena itu, diharapkan Koperasi Konsumen BMI dapat menjadi pendamping dan pembina yang dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan pada bidang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Banten,” paparnya.

Sedangkan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM, Rully Indrawan mengatakan, kontribusi koperasi terhadap perekonomian makro Indonesia diperkiraan baru sekitar 2-5%. Dari dua ratus ribu lebih koperasi, hanya 1 atau 2 yang memiliki potensi untuk masuk ke dalam daftar Global 300.

“Pembinaan dan pendampingan UMKM yang memiliki porsi terbesar dalam perekonomian Indonesia harus diarahkan pada penguatan daya tahan dan daya saing,” kata Rully.

Rully mengatakan, pengelolaan koperasi dan UMKM berbasis teknologi informasi merupakan suatu keniscayaan. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), kata dia, mengungkapkan bahwa pengguna internet di Indonesia telah mencapai 64,8 persen atau sebanyak 171,17 juta jiwa dari total 264,16 juta jiwa penduduk Indonesia.

“Data tersebut menunjukkan peluang yang cukup potensial bagi pelaku Koperasi dan UMKM untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemasaran barang dan jasa di platform digital,” ujarnya. (Tim Media Wagub Banten)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait