Ekonomi

Pengunjung Mal Tangcity Kesulitan Akses Aplikasi Peduli Lindungi

Sebagian pengunjung mal di Kota Tangerang mengeluh soal kesulitan yang dihadapi saat mengakses aplikasi Peduli Lindungi. Padahal pengunjung diwajibkan memerlihatkan kartu vaksin melalui aplikasi tersebut.

Astuti, salah satu pengunjung mal Tangcity mengalami kesulitan akses ke aplikasi Peduli Lindungi. Ya, tadi gak bisa masuk ke aplikasi, tapi beruntung saya sudah cetak kartu vaksin, jadi dibolehkan masuk,” ujarnya sambil bergegas masuk ke mal, Kamis (19/8/2021).

Pusat perbelanjaan di Kota Tangerang kembali beroperasi dengan menjalankan protokol kesehatan ketat. Salah satu persyartaannya yakni setiap pengunjung yang masuk wajib menunjukan bukti sudah divaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Sejumlah pengunjung yang akan masuk tersendat lantaran tidak cukup mengetahui prosedur masuk. Selain itu, aplikasi yang yang disarankan digunakan juga mengalami kendala teknis saat di akses oleh pengunjung.

Astuti, pengunjung Tangcity Mall mengungkapkan, saat akan mengakses aplikasi pedulilindungi muncul notifikasi jangkauan, yang membuat dirinya tidak bisa menunjukan telah di vaksin secara online. Namun demikian, karena sudah di vaksin, ia menunjukan sertifikat vaksin secara cetak kepada petugas keamanan.

Pengunjung lainnya, Dian terpaksa harus pulang lagi ke rumah lantaran tidak dibolehkan masuk oleh petugas Satgas Covid Tangcity Mal karena tidak bisa menunjukan telah divaksin. Ia mengeluhkan prosedur masuk ke mal yang dinilainya memberatkan pengunjung. “Ribet ya sekarang, mau ke mal jadi gak bisa,” katanya berseloroh.

Pihak manajemen mal memberlakukan wajib kartu vaksin bagi yang ingin masuk, jika tidak bisa menunjukan maka tidak diperbolehkan masuk, demikian dengan anak usia 12 tahun keatas yang saat ini belum mendapatkan vaksin.

Building Manager Tangcity Mall, Wina Andriyani memberikan komentar terkait aplikasi yang pada penerapan hari pertama beroperasinya mal mengalami kendala, pihaknya dalam hal ini selalu berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan sehingga jika terjadi kendala dapat segera diperbaiki.

“Pada intinya untuk saat ini kita lagi trial and error, kita berharap kalau mereka sampai tidak bisa mendownload mereka bisa menunjukan kartu vaksin bahwa mereka sudah di vaksin dengan prokes standar lainnya,”kata Wina ditemui di Tangcity Mall.

Menurut Wina, aplikasi itu baru dibuat oleh pemerintah dan saat ini sedang terus dikembangkan setelah sebelumnya diterapkan di 4 kota di Indonesia dan saat ini juga di provinsi Banten.

“Tapi intinya disini kita pengelola selalu mensupport ke pemerintah dan bagaimana caranya bisa membutkikan kalau pengunjung itu sudah divaksin,”tandasnya. (Reporter: Eky Fajrin / Editor: IN Rosyadi)

Iman NR

Back to top button