Pesan Owner Caleo Soal Jadi Desainer Handal, Belajar di SoD UPH

Beberapa fasilitas belajar di SoD UPH agar menjadi desainer yang handal. (Foto: UPH)

“Mau jadi desainer handal? Nyatanya selain jago desain, kamu juga harus punya sikap diri yang baik, aktif, kreatif, dan memiliki networking,” Pesan Agnesia Cahaya seorang desainer muda, owner CALEO, lulusan Desain Produk, School of Design UPH 2015.

Pesan ini disampaikan kepada mahasiswa baru School of Design (SoD) UPH, di acara Welcoming by Faculty UPH Festival 2020, 18 Agustus 2020.

Kehadiran alumni dalam UPH Festival 2020 disambut antusias oleh mahasiswa baru. Berbagi pengalaman dari alumni, membangkitkan semangat untuk bermimpi jadi desainer yang berhasil dalam profesinya. Semangat inilah yang ingin ditularkan Agnesia,

“Sebagai anak muda kita harus selalu haus ilmu, aktif dan maksimalkan waktu kuliah yang singkat dengan mengimbangi antara kuliah dan kegiatan di luar kampus. Terus menggali beragam wawasan, dan jangan takut mencoba hal baru untuk meyakinkan passion dan mengasah kreativitas,” seru Agnes yang sudah membangun brand tas CALEO (@Caleooficial) sejak masih berkuliah.

Baca:

Semasa Kuliah

Dengan bekal yang didapatnya semasa berkuliah di SoD UPH, Agnes menjadi desainer yang memiliki tekad berkontribusi bagi masyarakat, lebih dari sekedar pembuat dan penjual produk.

Agnes paham bahwa desainnya harus inovatif, kreatif, fungsional, estetis, dan berdampak baik bagi masyarakat. Hal ini yang mendorong Agnesia memilih bahan ramah lingkungan atau bahan sisa untuk diolah menjadi produk tas ‘CALEO’.

“Menciptakan produk berkualitas baik tidak harus merusak lingkungan. Ini prinisip yang aku pegang dalam mengembangkan CALEO. Prinsip ini aku dapat dan mengerti dengan berkuliah di SoD UPH,” tambah Agnes.

Prinsip yang dipegang Agnes menjadi bukti SoD UPH mampu menekankan 3 key values yang menjadi kompas SoD UPH dalam mendidik para mahasiswa. Yaitu Design as Strategy, Innovation Sustainability and Social Change, dan Redemptive Impact. Tiga key values ini turut dibagikan oleh Dr. Martin Luqman Katoppo, Dekan SoD UPH kepada para mahasiswa baru.

Baca:

Perubahan Sosial

“Pertama, seorang desainer harus memikirkan baik-baik desain yang akan dibuat. Kedua, ketika kita mendesain, pastikan desain kita harus inovatif, memiliki nilai keberlanjutan (sustainability), serta dapat menghadirkan perubahan sosial yang bernilai positif. Ketiga, redemptive impact, poin ini menekankan bagaimana mahasiswa tidak hanya pintar akademik, hebat mendesain, tapi harus punya hati melayani,” jelas Martin.

Untuk calon desainer muda, Martin mengajak untuk tetap antusias menyambut dunia perkuliahan meskipun pada situasi pandemi Covid 19.

“Kita harus melihat situasi pandemi saat ini sebagai peluang. Caranya, dengan memanfaatkan kemudahan digital yang ada. Ini adalah kesempatan kita untuk terlibat, berkolaborasi, dan mempelajari desain tanpa batas, serta memaksimalkan koneksi dengan tren dan ilmu yang ada di dunia. Mari kita menerima situasi ini, belajar menjadi desainer yang mampu jadi cahaya bagi orang lain dalam situasi apapun,” tambah Martin.

Terkait situasi pandemi yang mengharuskan sistem pembelajaran menjadi online, Martin juga menjelaskan kesiapan SoD UPH menjalankan proses pembelajaran online. Di antaranya memastikan komunikasi antara dosen dengan mahasiswa berjalan efektif melalui beragam platform synchronous: Teams, Zoom, dan platform pendukung lainnya.

Mahasiswa baru juga didorong untuk aktif menjalin relasi dengan para senior dan alumni, salah satunya melalui beragam kegiatan online yang akan dihadirkan oleh mahasiswa di HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi).

Melalui sesi penyambutan ini, SoD UPH memastikan memberikan pendidikan berkualitas yang komprehensif baik dari sisi akademis, praktik, dan juga pendidikan karakter, untuk menghasilkan lulusan desainer yang berdampak, mampu memberikan solusi, dan menjawab kebutuhan yang ada.

Kesempatan menjadi desainer yang berdampak dan berkualitas sangat mungkin untuk diraih oleh siapa saja. Untuk kamu siswa sekolah menengah atas kelas 12 dan bercita-cita menjadi desainer, SoD UPH adalah pilihan tepat. (*)

Artikel ini merupakan siaran pers dari Media Relation Universitas Pelita Harapan, Kawaraci, Tangerang.

Next Post

Meski Positif Covid 19, Ratu Ati Ikuti Pemeriksaan Kesehatan KPU Cilegon

Rab Sep 9 , 2020
Meski berstatus positif atau konfirmasi Covid 19, KPU Kota Cilegon membolehkan Ratu Ati Marliyati, bakal calon patahana mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUD Cilegon, Rabu (9/9/2020). Wakil Walikota Cilegon aktif itu terlihat disertai oleh dua tenaga kesehatan (nakes) yang memakai baju hazmart dan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Pemadangan ini berbeda […]
Beberapa fasilitas belajar di SoD UPH agar menjadi desainer yang handal. (Foto: UPH)