Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan 2 Remaja di Fly Over Taman Cibodas
Kepolisian menangkap tiga orang yang diduga sebagai pelaku pembacokan terhadap dua orang remaja saat melintas di flyover Taman Cibodas, Kota Tangerang, Banten, belum lama ini.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari di Tangerang Minggu mengatakan tiga pelaku berinisial MH, DP, dan GR berhasil diamankan, setelah polisi melakukan penyelidikan intensif melalui rekaman CCTV dan penelusuran lintasan pelaku usai kejadian yang ramai di media sosial tersebut.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan masyarakat. Seluruh pelaku yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” katanya.
Kapolres mengatakan peristiwa pembacokan terjadi pada Rabu (13/5) pukul 01.00 WIB. Saat itu dua orang korban yakni Syarif Hidayat dan Dimas Ramdani sedang melintas menggunakan sepeda motor usai perjalanan dari Jakarta menuju Tangerang.
Saat di kawasan Cimone, keduanya sempat bersitegang dengan kelompok pemotor lain di jalan raya. Meski korban memilih menghindar, para pelaku justru diduga mengejar hingga ke lokasi kejadian di Fly Over Taman Cibodas.
“Korban dikejar beberapa pelaku menggunakan dua sepeda motor. Setibanya di lokasi flyover, korban langsung diserang menggunakan senjata tajam,” katanya.
Akibat serangan brutal itu, salah satu korban mengalami enam luka bacok di bagian punggung dan paha, sementara korban lainnya mengalami luka serius di bagian punggung hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Selanjutnya Polsek Jatiuwung bersama Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan menelusuri CCTV di sepanjang jalur pelarian pelaku.
Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku yang diketahui berasal dari wilayah Pasar Kemis hingga Serang.
Dalam penggerebekan yang dilakukan Jumat (22/5) dini hari, polisi menangkap tiga orang pelaku di lokasi berbeda.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, celurit, helm, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta handphone.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi penyerangan dipicu persoalan sepele di jalan. Salah satu pelaku mengaku tersinggung lantaran merasa dilihat oleh korban.
“Pelaku kemudian mengejar korban bersama kelompoknya, memepet kendaraan korban, lalu melakukan pembacokan secara bersama-sama,” jelas polisi.
Tak hanya menyerang, kelompok tersebut juga diduga mencoba merampas barang milik korban. Salah satu pelaku sempat berusaha mengambil kunci motor dan handphone korban, namun gagal karena mendapat perlawanan.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi kriminal maupun kekerasan jalanan yang membahayakan keselamatan orang lain.
“Kita akan terus memburu pelaku lain dalam melakukan aksi kejahatan jalanan, termasuk otak utama aksi brutal,” ujarnya. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)



