Polres Pandeglang Tangkap 12 Tersangka Pelaku Pencurian

Foto: Beni Madsira

Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang menangkap 12 pelaku pencurian dalam waktu dua pekan terakhir. Penangkapan dilakukan di sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang. Polisi menyita barang bukti berupa 9 unit kendaraan bermotor, satu buah anting emas, 3 golok dan 3 lembar STNK.

“Bentuk pencurian yang dilakukan para pelaku didominasi pencurian kendaraan bermotor, termasuk seorang begal yang biasa melancarkan aksinya menggunakan sebilah golok,” kata AKBP Indra Lutrianto Amstono, Kapolres Pandegalng yang menggelar juma press di Mapolres Pandegalng, Senin (5/3/2018).

Kapolres menuturkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan dari keterangan para pelaku, perihal kemungkinan adanya jaringan antar pelaku. Mengingat sebagian pelaku tergolong residivis.

“Kami akan terus mengembangkan kemungkinan ada jaringan. Dari 12 pelaku ini, ada beberapa diantaranya spesialis dengan sasaran rumah maupun parkiran, kesemua pelaku itu dijerat dengan Pasal 365 dan 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun,” ujarnya.

Baca: Satgas Saber Pungli Tangkap Dua Calo Tenaga Kerja di Serang Timur

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Oka Nurmulia Hayatman menambahkan, hampir semua tersangka adalah pelaku kejahatan yang tergolong profesional. Sasaran titik kejahatan mereka berada di wilayah Selatan Pandeglang.

“Yang kami rilis sekarang kasus 365 dan 363 KUHP. Kebanyakan pengungkapan kasus ini berasal dari wilayah zona merah rawan pencurian, yakni daerah Selatan Zona 5/6, karena wilayah tersebut banyaknya daerah yang sepi pada malam hari dan jarak yang jauh dari jangkauan aparat penegak hukum,” jelas Oka.

Kasat mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan segala bentuk tindak pidana dengan mengerahkan satuan patroli dari Sabhara, intel, Bhabinkamtibmas, dan Reskrim. “Kami harapkan kepada masyarakat jangan sampai lengah,  Siskamling juga terus ditingkatkan, kemudian di tempat tempat yang sepi rawan akan terus pantau agar kejahatan tidak terjadi.  Para intel dan tim Buser sudah siap . Kami butuh bantuan dari semua elemen masyarakat, karena keamanan dan ketertiban lingkungan adalah tanggungjawab kita semua,” katanya. (Beni Madsira)

Berita Terkait