Polsek Ciruas Bubarkan Resepsi Pernikahan di Priuk Cegah Covid 19

Aparat Polsek Ciruas membubarkan acara resepsi pernikahan di Kampung Priuk, Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut maklumat Polri yang melarang adanya kerumunan demi mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Kapolsek Ciruas Kompol Sukirno mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan, jika di Lingkungan Priuk terdapat acara kerumunan berupa pesta pernikahan dari warga. Guna mengantisipasi penularan virus korona, pihaknya langsung datang ke lokasi.

“Dibubarkan dan diimbau agar pesta pernikahannya ditunda, sesuai maklumat Kapolri terkait corona Covid-19. Alhamdulillah setelah kita jelaskan, mereka paham,” katanya kepada wartawan melalui sambungan telpon selulernya.

Menurut Sukirno, kepolisian harus bertindak cepat, membubarkan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Apalagi berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang di wilayah Kecamatan Ciruas terdapat empat Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Baca:

“Yang saya ketahui di lokasi resepsi pernikahan, ada 1 orang yang ODP. Kita khawatir, jangan sampai virus korona ini menular kemasyarakat sekitar,” ujarnya.

Sukirno mengungkapkan pihak kepolisian, TNI, hingga pemerintah tengah gencar berupaya mencegah atau memutus mata rantai virus Corona atau Covid-19 agar tidak menyebar. Untuk itu, masyarakat harus ikut membantu dengan tidak menggelar pesta atau mengumpulkan banyak massa.

“Diimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengindahkan intruksi pemerintah terkait persoalan pandemi Covid-19. Jangan berkerumun untuk sementara waktu dan jangan sering keluar rumah dulu jika tidak penting,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan akan menindaklajuti maklumat tersebut, serta mengancam akan menindak tegas dan membubarkan kegiatan yang melibatkan massa. Dalam pencegahan virus corona ini, Polres Serang tidak akan memberikan tolerir.

“Kita bubarkan, sudah tidak boleh lagi. Maklumat ini sudah kita sebar dan pasang di tempat-tempat yang mudah dilihat banyak orang,” katanya. (yono)

Next Post

RSUD Banten Rawat 45 Pasien Covid 19, Ini Tahapan Penanganannya

Sab Mar 28 , 2020
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten kini merawat 45 pasien yang diduga terkena virus Covid 19. Pasien itu berasal dari rumah sakit di delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten. β€œData itu hingga Jumat malam ini,” kata dr Ati Pramudji Hastuti, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Banten yang merangkap Juru Bicara […]
rsud banten covid 19