Tim Pemprov Jemput Warga Banten di Papua Malam Ini

Gubernur Banten

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akhirnya membentuk tim untuk menjemput warga Banten yang terjebak situasi di Papua. Rencananya, Rabu malam ini (2/10/2019), tim berangkat ke Papua. Warga Banten yang terjebak dalam kerusuhan Papua itu terdiri pedagang kelontongan, remote televisi dan lainnya tidak bisa pulang ke Banten karena tidak memiliki ongkos. “Saya sudah dapat informasi jika ada warga Banten yang berada di Papua saat ini, jadi saya langsung membentuk Tim yang dipimpin oleh Kepala BPBD Banten supaya bisa membawa pulang warga Banten tersebut. Warga Banten ini tidak punya uang untuk ongkos kembali,”…

Baca Selanjutnya

Betulkah Warga Banten Cenderung Toleran Terhadap Korupsi?

Siapa sangka, warga Banten cenderung lebih toleran soal pemberian uang di luar ketentuan saat berhubungan dengan aparatus sipil negara (ASN) atau instansi pemerintah untuk memperlancar urusan atau ucapan terimakasih. Hasil survei Lembaga Survey Indonesia (LSI) di Banten menunjukan, 46% responden menjawab tindakan itu sebagai suatu yang “wajar”. Sedangkan 53% menjawab sebagai hal yang “tidak wajar”. Dibandingkan temuan di tingkat nasional, warga di Banten tampak cenderung lebih toleran terhadap korupsi. Selain itu, dibandingkan suvey yang digelar tahun 2016, toleransi warga terhadap korupsi cenderung meningkat. Demikian rilis hasil survei LSI di Kota…

Baca Selanjutnya

Nina: 286.000 Warga Banten Belum Ber-KTP

Sebanyak 286.000 warga Banten belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), termasuk jumlah para pemilih pemula. Demikian dikatakan Kepala Dinas DP3AKKB Banten, Siti Maani Nina, saat ditemui di acara Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (Gisa) di Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Senin (22/10/2018). “Alhamdulillah pada saat ini Pemprov Banten melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan perlindungan anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) didukung oleh Ditjendukcapil Kemendagri, dan seluruh Dukcapil Kabupaten atau Kota di Banten, melaksanakan pelayanan dokumen kependudukan,” katanya. Siti mengatakan, program tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni mulai hari…

Baca Selanjutnya