Terdegadrasi Ke Level Bawah, Newcastle United Dijual

Pemilik Newcastle United Mike Ashley resmi akan melepas klub yang dibelinya 2007 silam itu ke pasaran. Melalui laman resmi klub, perusahaan yang menaungi Newcastle, St James’ Holdings Limited menyebut langkah untuk menjual Newcastle sudah dibuka. Paling lambat, Newcastle akan berganti kepemilikan sebelum tutup tahun ini.

“Demi arah masa depan yang lebih jelas dan terang, salah satu klub dengan sejarah tertua dan pendukung terbaik di Inggris ini memutuskan untuk membuka diri bagi kepemilikan baru,” demikian bunyi pernyataan resmi tersebut dikutip dari the Independent, Selasa (17/10/2017).

Disebutkan, langkah besar ini diambil agar bisa memberikan Newcastle ruang dan kesempatan yang lebih besar untuk berprestasi. Untuk itu, saat ini Newcastle akan mulai menerima seluruh tawaran yang masuk.

Nantinya, para pembeli yang memiliki potensi akan dilihat dulu sejauh mana gairahnya dalam memajukan the Magpies. “Proses akan segera dimulai untuk mencari pemilik baru yang mau memberikan investasi berkelanjutan dan dedikasi agar bisa membuat klub ini semakin berprestasi,” kata pernyataan resmi klub.

Langkah menjual klub menjadi opsi yang tak bisa dihindari oleh Ashley. Bukan perkara soal keuangan yang membuat Ashley terjepit. Namun, masalah muncul karena triliuner asli Inggris itu dianggap tak mau mendengarkan keinginan suporter.

Derita Newcastle yang harus dua kali degradasi dalam satu dekade terakhir pun dianggap para pendukung the Magpies sebagai puncak dari buruknya manajemen Ashley dalam menangani klub sepak bola.

Newcastle United Football Club adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang didirikan pada tahun 1881, bermarkas di Newcastle upon Tyne, Inggris. Setelah didegradasi selagi musim 2015–16, Newcastle kembali ke Championship. Klub ini ditemukan tahun 1892 atas pergabungan Newcastle East End dan Newcastle West End, dan sejak itu telah memainkan pertandingan kandangnya di Stadion St James’ Park, yang sekarang telah mempunyai kapasitas penduduk sebanyak 52,354.

Mereka telah memenangkan empat gelar Kejuaraan Liga, enam Piala FA dan satu Charity Shield, dan juga Piala Inter-Cities Fairs 1969 dan Piala UEFA Intertoto 2006. Masa tersukses klub ini adalah di antara 1904 dan 1910, dimana mereka memenangkan Piala FA dan tiga gelar Divisi Utama. Klub ini sangat sukses di Liga Premier di era 1990an dan 2000an awal, tetapi menurun sejak musim 2006–2007, dan telah didegradasi di tahun 2009 dan 2016.

Seragam mereka berwarna hitam-putih, celana pendek hitam dan kaus kaki hitam. Lambang tradisional mereka mengambil elemen-elemen dari lambang kota tersebut, yang memiliki dua kuda laut. (berbagai sumber / IN Rosyadi)

Berita Terkait