Waduh, Boeing 747 Masih Gunakan Flopy Disk 3,5 Inch Muat Data Avionik

Ruang Avionik Boeng 737-400 terlihat masih menggunakan flopy disk. (Foto: Istimewa)

Tahukah, pesawat Boeing 747-400 masih menggunakan flopy disk 3,5 inci untuk meperbarui perangkat lunaknya? Ini ditemukan peneliti keamanan penerbangan Pen Test Parner baru-baru ini yang menginspeksi maskapai British Airways 747.

Tim Pen Test Partners memeriksa ruang avionik pesawat setelah maskapai ini memutuskan menghentikan penerbangan akibat pandemi Covid-19. Tim itu terkejut karena menemukan rak-rak kotak hitam untuk floby disk itu. Rak-rak itu seperti pusat data yang fungsinya berbeda-beda dalam pesasat.

Pen Test Partners menemukan drive floppy disk 3,5 inci di kokpit, yang digunakan untuk memuat database navigasi penting. Ini adalah database yang harus diperbarui setiap 28 hari. Seorang teknisi mengunjungi setiap bulan dengan pembaruan terkini.

Kendengaran mengejutkan dan terasa aneh. Pesawat Boeing 737 masih menggunakan floppy disk untuk memuat data terbaru ke perangkat lunak avionik. Itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Dan ini menimbulkan berbagai pertanyaan, apalagi dikaitnya dengan sering jatuhnya pesawat Boeing di penjuru dunia.

Baca:

Basis Data Avionik

Persoalannya antara lain basis data avionik semakin lama semakin besar. Apakah penggunaan floppy disk ukuran 3,5 inch itu masih mampu memuat data besar. Jika tidak, maka kesalahan input data akan berimbas pada terancamnya keamanan para penumpang pesawat tersebut.

Laporan Aviation Today pada tahun 2015 menyebutkan, sejumlah maskapai mengganti metode penggunaan flopy disk. Namun sebagian besar maskapai “terjebak”, tak bisa mengganti metode pemuatan basis data.

Maskapai itu harus menerima kunjungan para insinyur setiap bulannya. Dia duduk dan memuat data dari delapan disket untuk melakukam pembaruan soal bandara, jalur penerbangan, landasan pacu dan banyak lagi data.

The Verge memuat video tur selama 10 menit dari Boeing 747. Video itu tentang bagian-bagian pesawat yang jarang dilihat penumpang. Video tur ini merupakan bagian dari konferensi Def Con virtual tahun, yaitu sebuah konferensi para peretas terbesar di AS.

Pesan dari video ini adalah pesawat modern mengandalkan teknologi yang semakin canggih. Dan para peneliti keamanan semakin tertarik pada bagaimana pesawat mencegah penumpang mengganggu penerbangan. (*)

Artikel ini dikutip dari The Verge, lihat halaman asliknya, KLIK DI SINI.

Next Post

Bendung Pamarayan Lama Dijadikan Obyek Wisata Sejarah

Jum Agu 14 , 2020
Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa memastikan Bendung Pamarayan Lama di Kecamatan Pamarayan bakal dijadikan obyek wisata. Ini berarti obyek wisata di Kabupaten Serang menjadi lebih beragam mulai dari pantai, gunung hingga peninggalan sejarah. “Kita akan dorong obyek wisata unggulan agar obyek wisata kita ini lebih beragam, karena kita sudah punya […]
Ruang Avionik Boeng 737-400 terlihat masih menggunakan flopy disk. (Foto: Istimewa)