Warga Singapadu Geger Ditemuka Mayat Tinggal Tulang Belulang

Warga Kampung Singapadu, RT 11, RW 03, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang digemparkan dengan penemuan mayat.

Mayat itu tinggal tulang belulang di tempat pemakaman umum (TPU), Minggu (2/2/2020). Mayat pria tanpa identitas tersebut ditemukan dibalik semak-semak.

Saksi mata Sayuba, 39 menemukan mayat tersebut sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu, dia bersama rekannya Rohman sedang berjalan di TPU Singapadu.

“Sekitar jam 2 siang tadi saya lihat pas lagi jalan. Kondisinya sudah tinggal tulang belulang. Saya lihat dibalik semak-semak dan kakinya menjulur keluar,” kata Sayuba.

Sayuba dan Rohman yang melihat mayat tersebut bergegas pulang dan memberitahukan kepada warga lain. Warga yang mendengar informasi tersebut berbondong-bondong mendatangi lokasi. “Saya kasih tahu ke warga lain,” ujar Sayuba.

Penemuan mayat tersebut oleh warga dilaporkan kepada anggota Polsek Curug, Brigadir Polisi (Brigpol) Lambang Budi. Polisi yang menerima laporan tersebut mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi.

“Informasi temu mayat tersebut kami terima laporannya dari warga tadi siang. Mayat tersebut telah dievakuasi oleh tim dari forensik RSUD Serang (dr Dradjat Prawiranegara Kabupaten Serang-red),” kata Kapolsek Curug, Iptu Shilton.

Dari ciri fisiknya, mayat tersebut mengenakan kaos berwarna abu-abu dan celana bahan abu-abu. Polisi bersama petugas forensik sempat melakukan pemeriksaan terhadap pakaian yang dikenakan korban. Namun saat diperiksa, tidak ditemukan identitasnya.

“Identitasnya tidak ada,” kata pria asal Kepulauan Riau (Kepri) ini.

Diperkirakan korban sudah meninggal sejak satu minggu yang lalu. Untuk mengungkap penyebab kematiannya, jasad korban akan dilakukan

autopsi. “Untuk penyebab kematian belum diketahui. Kami masih melakukan penyelidikan,” tutur mantan Kanit Tipikor Polres Serang ini. (yono)

Next Post

Kapolres Serang: Pendangkalan Sungai dan Sampah Jadi Penyebab Banjir

Sen Feb 3 , 2020
Curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Serang, mengakibatkan 6 kecamatan terjadi banjir. Penyebab banjir, selain hujan, juga pendangkalan sungai, buruknya drainase (saluran air) serta kebiasaan masyarakat membuang sampah bukan pada tempatnya. Seperti yang terjadi di Kecamatan Cikande dan Ciruas banjir setinggi 30 hingga 60 cm merendam ratusan pemukiman warga […]