6.000 Peserta Meriahkan Gebyar Prestasi Keluarga Sejahtera, 7 Utusan dari Banten

Foto: Istimewa

Kementerian sosial menggelar gebyar prestasi keluarga sejahtera Indonesia 2018 di Bumi perkemahan Cibubur, Minggu (12/8/2018). Sekitar 6.000 peserta dari seluruh Indonesia memeriahkan kegiatan tersebut, termasuk 7 utusan Banten yang terdiri dari 6 Anak berprestasi dan 1 KPM sejahtera mandiri.

Menteri Sosial RI, Idrus Marham membuka acara gebyar tersebut. Semula direncanakan, gebyar akan dibuka Presiden RI, Joko Widodo, namun tidak bisa dilaksanakan. Penyebabnya, pada hari yang sama, Joko Widodo diharuskan menjalani tes kesehatan sebagai syarat pencalonan Presiden RI pada Pilpers 2019.

Dari provinsi Banten anak anak berprestasi dari keluarga penerima Manfaat PKH di wakili oleh Muta’i juara 1 MTQ Tingkat Provinsi Banten, Lisa Rachmawati juara kelas dari SMP dan lulus ujian seleksi perguruan tinggi, Hikmawiah, Lia Novianti dan Ari kurnia Prawira sebagai penerima beasiswa Bidik Misi. Diundang juga anak berbakat, Eli, penyandang disabilitas tuna rungu wicara dari Kabupaten Lebak yang penuh pretasi dan Suci Rahayu peraih medali perak Tahfidzul Qur’an. Selain anak berprestasi Kemensos juga mengundang KPM sejahtera atas nama Rustanah dari Kab Lebak yang berhasil keluar dari kemiskinan dengan mengelola usaha mandiri.

Seluruh perwakilan Banten di dampingi Kepala Dinsos Banten Nurhana, Kasi Jamsoskel Dinsos Banten Provinsi Banten Budi Darma S dan SDM PKH terdiri dari Korwil, Korkab dan Peksos Supervisor. “Ini bukti bahwa program PKH sangat bermanfaat bagi masyarakat Banten,” kata Budi Darma S, Kasi Jamsoskel Dinsos Banten yang dihubungi MediaBanten.Com.

Baca: 5.000 Peserta Ikuti Jalan Santai HUT RI Karang Taruna Cilograng

Dalam sambutanya, Menteri Sosial RI, Idrus Marham mengatakan tujuan kegiatan ini adalah pertama, memotivasi anak-anak bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada fasilitas yang tersedia. Prestasi yang tinggi dapat diraih karena adanya ketekunan, kegigihan dalam berjuang dan berusaha, serta kerja keras pantang menyerah.

Kedua, mendorong lahirnya tradisi prestasi dalam diri anak-anak dan menjadikan prestasi sebagai instrumen yang dapat meningkatkan produktifitas. Melalui prestasi diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga angka kemiskinan dapat ditekan. Ketiga, menebar benih-benih kemandirian untuk masa depan sehingga dapat mengangkat dari kondisi kemiskinan keluarga yang permanen.

Di Kementerian Sosial, lanjutnya, sesuai dengan amanat UUD 1945 dan UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, maka negara harus hadir dalam merespon berbagai masalah sosial. Masalah sosial tersebut mencakup kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, keterpencilan, ketunaan sosial dan penyimpangan perilaku, korban bencana, korban tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.

“Kementerian Sosial memiliki mandat melaksanakan Rehabilitasi Sosial, Jaminan Sosial, Pemberdayaan Sosial serta Penanganan Fakir Miskin dan Perlindungan Sosial yang diimplementasikan dalam berbagai program peningkatan kesejahteraan sosial,” tutur Mensos.

Program tersebut di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kelompok Usaha Bersama, Usaha Ekonomi Produktif, dan KUBE / UEP, dll.

Menteri memaparkan Gebyar Prestasi Keluarga Sejahtera Indonesia 2018 dikemas unik dan menarik dengan ciri khas anak-anak yang gembira, penuh warna, disertai kegiatan dan pengalaman seru. Arena acara didisain dengan menggunakan pendekatan galaksi alam semesta.

Mensos menjelaskan ada satu panggung utama (Planet Matahari) yang dikelilingi oleh planet-planet. Ada sembilan planet yang akan mengitari panggung utama yakni Planet Gerak (prestasi olah raga), Planet Ilmu (prestasi akademik), Planet Hati (prestasi keagamaan), Planet Seni (prestasi seni dan budaya), Planet Unik (prestasi yang unik), Planet Kreatif (produk ekonomi kreatif), Planet Dolanan (permainan tradisional), Planet Ceria (permainan anak anak), dan Planet Kuliner (jualan aneka makanan produk KPM yang sudah graduasi).

Kegiatan di Setiap Planet

Di panggung utama atau Planet Matahari, Kak Seto dan Kak Henny mengajak anak-anak bernyanyi dan menari. Ada juga penampilan pencak silat, persembahan lagu dari anak-anak penyandang disabilitas, serta persembahan lagu dari Rara yang merupakan salah satu anak berprestasi di bidang tarik suara dari keluarga penerima bantuan sosial PKH.

Planet Gerak. Di Planet Gerak, anak-anak dapat menyaksikan profil anak-anak berprestasi di bidang olah raga di antaranya Juara Bela Diri, Juara Volley, Juara Sepak Bola, Juara Basket, Juara Bulu Tangkis, Juara Catur, dan Juara Tenis Meja.

Workshop pencak silat, takwondo, Jiu-Jitsu diiringi rampak gendang, atraksi juggling bola, lomba penalti, dribling bola basket, permainan raket dan shuttle kock. Serta lomba keterampilan bermain olah raga, lomba bermain catur bersama Juara Catur Internasional Penyandang Disabilitas, Lomba Tenis Meja. Bintang tamu di planet ini adalah Adi Pratama yang merupakan anggota timnas basket.

Planet Ilmu. Di sini anak-anak disuguhi profil anak berprestasi di bidang juara kelas tingkat SD hingga Perguruan Tinggi, penerima beasiswa BIDIKMISI, Juara Olimpiade Pendidikan, serta Juara Cerdas Cermat. Di Planet ini anak-anak bisa menikmati fasilitas rumah baca/perpustakaan keliling dan Demo Fisika Itu Asyik oleh tim dari IPB, serta dapat mengikuti kuis cerdas cermat, kuis tebak tokoh, dan lomba menulis surat untuk Presiden. Bintang tamu di Planet Ilmu adalah Gita Gutawa dan Tim Fisika Asyik IPB.

Planet Hati. Di planet ini terdapat profil anak berprestasi di bidang keagamanaan, pameran penghargaan anak berprestasi di antaranya juara MTQ, juara Hafidz Al Quran, juara Tausiyah Kultum, juara Pildacil, juara kaligrafi. Penampilan pendakwah cilik, pendeta cilik, biksu cilik. Lomba sambung ayat, lomba membaca Al Quran, lomba marawis/qasidah/nyanyian rohani. Bintang tamu di planet ini adalah Ustad Iqbal dari Aksi Indosiar 2016.

Planet Seni. Sesuai namanya, planet ini menampilkan beragam prestasi anak-anak di bidang kesenian. Misalnya Juara Menyanyi, Juara Vocal Group, Juara Baca Puisi, Juara Tari, Juara Dongeng. Workshop di planet ini ada tiga yakni tarian nusantara, menyanyi, baca dongeng dan puisi. Bintang tamu di Planet Seni adalah Naura yang merupakan penyanyi cilik, serta Rara yang merupakan salah satu juara dalam Liga Dangdut Indonesia 2018 di Indosiar.

Planet Unik. Di planet ini anak-anak akan melihat bergam karya unik anak-anak berprestasi di bidang seni dan keterampilan. Untuk workshop, anak-anak akan dibimbing untuk melukis bersama dan membuat keterampilan kreatif dari bahan-bahan daur ulang. Bintang tamu di Planet Seni adalah Seniman Lukis Harry Hikmat dan seniman musik Dan Nicky.

Planet Kreatif. Di sini dipamerkan pameran hasil produksi ekonomi kreatif keluarga, kegiatan transaksi jual beli proruk kreatif oleh anak-anak, kegiatan membatik, pameran kerajinan tangan serta produk makanan dan minuman ringan hasil karya keluarga kreatif. Bintang tamu di planet ini adalah direksi perbankan nasional yakni dari BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri.

Planet Tradisional. Di planet ini anak-anak akan bertemu dengan Duta Komunitas Adat Terpencil (KAT) yakni Kak Krisna Mukti. Bersama Kak Krisna, anak-anak akan diajak bermain engklek, engrang, ogok ban, lompat karet dan gobak sodor. Ada pula lomba permainan tradisional, workshop membuat egrang dari batok kelapa, serta memberikan kesempatan anak-anak untuk menjajal permainan tradisional seperti tulup, gasing, dan yoyo.

Planet Ceria. Seperti namanya, di planet ini anak-anak dapat bergembira dan ceria menikmati beragam aktivitas seru dan menantang. Mulai dari workshop dari para relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) seperti Vertical Rescue, Water Rescue, trampolin, dan inlatable baloon. Bintang tamu di planet ini adalah Moreno yang merupakan Pebalap dan Putri yang merupakan Duta Tagana Indonesia.

Planet Kuliner. Di planet ini anak-anak dan keluarga Indonesia dapat menikmati beragam menu kuliner seperti pecel, jamu sinom dan beras kencur, asinan Bogor, cilok, ikan pepes, tahu kuningan, dll. Bintang tamu di planet ini adalah Chef Aiko dan enterpreneur muda dari Sekolah Tinggi Perikanan. (Siaran Pers Dinsos Banten dan Kemensos RI/Adityawarman)

Berita Terkait