Iran Melancarkan Balasan Atas Serangan AS – Israel, Ini Lokasinya
Iran melancarkan serangkaian serangan ke berbagai lokasi di Timur Tengah sebagai balasan atas Serangan AS (Amerika Serikat) – Israel.
Berikut lokasi serangan Iran sebagai balasan Serangan AS – Israel yang dilansir BBC Indonesia yang dikutip MediaBanten.Com, Minggu (1/3/2026).
• Di Dubai, Uni Emirat Arab, sebuah ledakan terjadi di Hotel Fairmont The Palm. Otoritas Dubai menyatakan empat orang terluka setelah “insiden terjadi di sebuah bangunan di kawasan Palm Jumeirah.”
• Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengatakan pihaknya berhasil mencegat gelombang baru serangan rudal dan drone Iran. UEA menyebut telah menjadi sasaran “serangan terang terangan yang melibatkan rudal balistik Iran.” Angkatan Udara AS beroperasi dari Pangkalan Udara Al Dhafra, di selatan Abu Dhabi, bersama Angkatan Udara UEA.
• Di Doha, Qatar, ledakan terlihat dan diduga menargetkan Pangkalan Udara al Udeid, markas terbesar militer AS di kawasan Teluk.
• Sebuah pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain “menjadi sasaran serangan rudal,” menurut pernyataan yang dikutip kantor berita resmi Bahrain News Agency. Bahrain menampung Armada Kelima Angkatan Laut AS. Armada tersebut bertanggung jawab atas operasi AL AS di kawasan Teluk, Laut Merah, Laut Arab, dan sebagian Samudra Hindia.
Situasi Jerusalem, pada Sabtu (28/02) Sumber gambar,AFP via Getty Images
Keterangan gambar,Seorang warga berlindung di Jerusalem, pada Sabtu (28/02) setelah sirene berbunyi. Pasukan Israel mendeteksi serangan balasan dari Iran.
• Ledakan juga terdengar di Kuwait. Kantor berita Kuna melaporkan sebuah drone yang menargetkan bandara internasional menyebabkan “cedera ringan pada beberapa pegawai” serta kerusakan “terbatas” pada salah satu terminal.
• Kantor berita Reuters melaporkan sistem pertahanan udara AS menembak jatuh sebuah drone di atas pangkalan militer AS dekat Erbil, Irak.
• Yordania, yang berbatasan dengan Israel, mengatakan angkatan bersenjatanya menembak jatuh dua rudal balistik, dan serpihannya jatuh di sejumlah lokasi.
• Israel juga melaporkan gelombang rudal Iran, dengan sirene serangan udara berbunyi di berbagai wilayah. Militer Israel menuduh Iran berupaya “meneror warga sipil dan menghancurkan permukiman.”
Kantor berita Tasnim, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), melaporkan bahwa Selat Hormuz—jalur strategis di selatan Iran yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman—akan ditutup.
Tasnim mengutip “sumber” yang menyatakan bahwa kapal kapal telah menerima pesan dari IRGC bahwa tidak ada kapal yang diizinkan melintasi selat tersebut.
UK Maritime Trade Operations (UKMTO) juga mengatakan telah menerima sejumlah laporan bahwa kapal kapal mendapat peringatan mengenai penutupan Selat Hormuz.
Selat tersebut dikenal sebagai salah satu jalur perdagangan maritim paling vital di dunia dan merupakan titik krusial bagi transit minyak. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global melintasi kawasan itu. (Sumber: BBC Indonesia)



