Ekonomi

Pemkab Lebak Targetkan Swasembada Ikan Air Tawar Tahun 2027

Pemerintah Kabupaten Lebak menargetkan mampu swasembada ikan air tawar pada tahun 2027, sehingga tidak mendatangkan pasokan ikan dari luar daerah.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana di Lebak, Kamis, mengatakan, pihaknya kini bekerja keras agar daerah ini mampu swasembada ikan air tawar dengan melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada 644 kelompok pembudidaya ikan tawar.

Pembudidaya ikan tawar itu sekitar 10 orang per kelompok, sehingga menyerap ribuan tenaga kerja dan bisa mensejahterakan kehidupan mereka.

Tujuan penyuluhan dan pembinaan itu, guna meningkatkan perilaku sikap dan ketrampilan (PSK) kelompok pembudidaya ikan tawar.

Dimana kelompok pembudidaya ikan tawar itu masih ditemukan pakan ikan dari kotoran manusia juga ayam mati juga mengembangkan pembesaran budidaya ikan tawar tidak menggunakan benih unggul.

Oleh karena itu, pihaknya tahun ini difokuskan melakukan penilaian di 5 kelompok pembudidaya ikan tawar juga pembentukan 5 kelompok.

Selain itu juga melakukan perbaikan kolam ikan di Balai Benih Ikan UPTD Perikanan Budidaya Air Tawar dan Payau (BATP) Cipanas, termasuk gedung kantor setempat.

Pemerintah daerah juga tahun sebelumnya menyalurkan benih untuk pembesar kepada kelompok pembudidaya ikan tawar itu.

“Kita meyakini kegiatan itu dapat meningkatkan populasi ikan tawar, sehingga dapat terealisasi program swasembada pangan ikan,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, berdasarkan produksi ikan tawar tahun 2025 di Kabupaten Lebak mencapai 4.089,15 ton terdiri dari ikan lele, nila, emas, gurame, patin, udang paname dan bawal dengan menggulirkan perputaran uang Rp141 miliar.

Produksi ikan tawar tahun 2027 dipastikan permintaan kebutuhan konsumsi ikan warga Lebak dipasok dari pembudidaya lokal dan tidak mendatangkan dari luar daerah.

“Kami optimistis Lebak tahun 2027 mampu mewujudkan swasembada ikan tawar,” kata alumni Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sementara itu, Maman, seorang pebudidaya ikan air tawar warga Kecamatan Maja mengaku, memasok ikan lele untuk pedagang pecel lele di Lebak dan Serang berkisar 15-20 ton per pekan.

“Kami hampir setiap pekan bisa memasok ikan ke pasar berkat binaan dari pemerintah daerah setempat,” ujarnya. (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button