KKP Bantu Benih Bagi 18 Kelompok Budi Daya Ikan Tawar di Lebak
Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) membantu sebanyak 18 kelompok budi daya ikan tawar di Kabupaten Lebak, Banten untuk mendukung program gemar makan ikan (Gemari), sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
“Kita berharap bantuan benih ikan lele itu dapat mendongkrak produksi ikan tawar,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Deni Iskandar di Lebak, Selasa.
Pemerintah Kabupaten Lebak mengapresiasi kepedulian KKP menyalurkan bantuan benih ikan lele di 18 kelompok pembudidaya ikan tawar.
Meski penyaluran bantuan benih ikan lele belum disalurkan, namun tahun ini direalisasikan guna mendukung program Gemari juga peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan.
Selama ini, pengembangan budidaya ikan lele di Kabupaten Lebak relatif baik dan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat.
Saat ini, produksi ikan lele sudah tidak didatangkan dari luar daerah, bahkan pembudidaya ikan sendiri mampu memasok ke wilayah Serang dan Tangerang.
Oleh karenanya, dari 644 kelompok pembudidaya ikan tawar diharapkan kedepannya mampu memenuhi permintaan pasar dan menjadi andalan ekonomi masyarakat setempat.
Produksi ikan tawar di Kabupaten Lebak rata -rata 4.500 ton per tahun dan terbanyak dari produksi ikan lele.
“Kami meyakini produksi ikan tawar cukup menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi, dan nanti bisa ditampung oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG),” katanya menjelaskan.
Menurut dia, pemerintah daerah mendorong masyarakat agar membudayakan mengkonsumsi ikan menjadikan kebiasaan sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berkualitas.
Masyarakat membudayakan mengkonsumsi ikan, termasuk mencintai ikan lokal sehingga dapat membantu perekonomian nelayan dan pembudidaya ikan setempat.
Gemar mengkonsumsi ikan juga menyehatkan, karena ikan memiliki kandungan omega tiga, protein dan gizi yang berdampak baik bagi pertumbuhan maupun kesehatan anak serta dapat mencerdaskan otak.
“Kami terus mengoptimalkan kampanye dan mensosialisasikan kepada berbagai elemen masyarakat untuk membudayakan konsumsi ikan,” katanya menjelaskan.
Sementara itu, Rohman, seorang pembudidaya ikan air tawar warga Cijoro Bendungan Desa Rangkasbitung Timur Kabupaten Lebak mengaku, dirinya memasok ikan lele untuk pedagang pecel lele di Lebak berkisar 2-3 ton per pekan.
“Kami setiap pekan bisa memasok ikan ke pasar, sehingga dapat membantu ekonomi keluarga,” ujarnya. (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)









