Kantor Staf Presidenan Luncurkan 17 Sekolah Nasional Terintegrasi Se-Indonesia
Kantor Staf Presiden (KSP) meluncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersamaan dengan 16 SNT lainnya yang tersebar dari Sumatera hingga Papua, sebagai penanda angkatan pertama sekaligus menjadi tonggak baru dalam pengembangan ekosistem pendidikan nasional.
Kepala Staf Kepresidenan (KS)) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa KSP memiliki mandat langsung untuk memastikan program-program prioritas Presiden, termasuk program SNT dapat terealisasi tanpa hambatan.
“Sekolah Nasional Terintegrasi bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan intervensi strategis negara dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang dekat dengan masyarakat hingga ke seluruh pelosok negeri,” ujar Dudung dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Ia menyebut keberhasilan program ini tidak hanya bertumpu pada sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi juga komitmen seluruh pihak yang terlibat.
Dudung berpesan kepada para siswa dan siswi untuk menjadikan SNT sebagai tempat untuk berkembang, bermimpi, dan mengejar masa depan dengan pendidikan karakter yang lebih baik.
Lebih lanjut, ia juga meminta kepala sekolah dan guru untuk mengenali potensi dan keunikan setiap anak didik. Menurutnya, ruang kelas tidak hanya menjadi sarana untuk tempat belajar dan mengajar, melainkan sebagai tempat dibentuknya masa depan anak-anak Indonesia.
Dudung juga menegaskan komitmen KSP untuk terus mengawal program SNT bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, termasuk membuka ruang untuk memfasilitasi dan mengurai berbagai hambatan yang terjadi di lapangan.
Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa investasi pendidikan adalah kunci utama kemajuan bangsa.
“Pesan ini sebagai pengingat bahwa kita memiliki peran dalam mendukung dan menciptakan pendidikan yang lebih baik hingga anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi emas penerus bangsa,” ucapnya.
Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program prioritas nasional di bidang pendidikan yang bertujuan meningkatkan pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia, dengan angkatan pertamanya diluncurkan serentak di 17 sekolah pada 10 Agustus 2026. (Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia – LKBN Antara)



