Ade: Usut Tuntas Penyebab Banji dan Longsor di Lebak

Anggota DPRD Banten Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ade Hidayat mendesak, agar dugaan penebangan pohon dan penambangan liar di hulu Sungai Ciberang dapat diusut tuntas.

Penebangan pohon dan penambangan liar diduga menjadi bagian dari pemantik terjadinya banjir bandang di Kabupaten Lebak.

“Banjir bandang telah mengakibatkan banyak masyarakat berduka. Mereka kehilangan harta benda bahkan beberapa di antaranya kehilangan keluarga. Untuk itu dugaan pemicunya berupa penebangan pohon dan penambangan liar di hulu Sungai Ciberang harus diusut,” ujar Ade Hidayat, Senin (6/1/2020).

Ade yang juga Ketua DPC Gerindra Lebak ini mendukung langkah kepolisian baik Bareskrim maupun Polda Banten yang akan mengusut dugaan penebangan pohon dan penambangan liar di hulu Sungai Ciberang tersebut.

“Semoga pengusutan kasus tersebut bisa sampai tuntas,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, lahan-lahan gundul di daerah aliran sungai (DAS) dan hulu Sungai Ciberang perlu dihijaukan kembali. Caranya kata Ade melalui penamanan pohon yang dikomandoi langsung oleh instansi yang menaunginya.

“Kan ada Dinas, ada Kementerian, dan Perhutani. Masing-masing tentu punya kewenangan dan perlu bersinergi melakukan penghijauan,” ujarnya.

Menurutnya, Pemprov dan Pemkab Lebak juga harus terus bersinergi dalam penangan bencana.

“Karena di setiap titik bencana ada kewenangan pemprov dan pemkab. Maka peran pemerintah dibutuhkan untuk menanggulangi bencana,” tukasnya. (Menyenaw)

Berita Terkait